International Women's Day, Hannah Al Rashid Menyoroti Pelecehan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hannah Al Rashid menghadiri acara Women's March Jakarta untuk memperingati International Women's Day atau Hari Perempuan Internasional di Jakarta, Ahad, 8 Maret 2020. Instagram/@hannahalrashid

    Hannah Al Rashid menghadiri acara Women's March Jakarta untuk memperingati International Women's Day atau Hari Perempuan Internasional di Jakarta, Ahad, 8 Maret 2020. Instagram/@hannahalrashid

    TEMPO.CO, Jakarta - International Women’s Day atau Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret juga dirayakan oleh para selebriti. Isu yang diusung beragam, ada yang mengungkapkan dukungan untuk sesama perempuan, ajakan untuk melawan kesenjangan, hingga pelecehan seksual seperti Hannah Al Rashid.

    Hannah Al Rashid menyerukan kesetaraan gender di acara Women’s March Jakarta, Ahad, 8 Maret 2020. Ini merupakan tahun keempat Hannah mengikuti acara ini. Perempuan berdarah blasteran Indonesia – Prancis ini membagikan aksinya melalui unggahan di Instagram.

    Aktris 34 tahun ini aktif memperjuangkan hak-hak kaum perempuan hingga didaulat sebagai PBB untuk Kesetaraan Gender di Indonesia. Sebagai duta, dia aktif menyuarakan kesetaraan gender, menyoroti isu pelecehan di tempat kerja.

    “Tahun ini gw ingin highlight pelecehan di lokasi shooting karena terlalu sering terjadi, dan terlalu sering juga it just gets ignored and pushed under the carpet. I am committed to working towards changing this, in whatever capacity that I can,” kata dia di keterangan foto.

    Dia mengajak siapa pun di industri perfilman yang pernah mengalami pelecehan untuk bersuara dan berjuang bersama. Ia juga punya pesan khusus untuk para pelaku pelecehan.

    “Kepada predator-predator di industri ini, tread carefully because we are watching you,” ujar dia.

    Dalam unggahan sebelumnya, pemain film Aruna dan Lidahnya ini mengunggah kutipan inspiratif dari Marai Larasi, Direktur Eksekutif Imkaan, sebuah organisasi feminis di Inggris. Selama 23 tahun, Marai telah bekerja untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak.

    There is a wall of silence against women and violence, and every time a woman speaks out it break a crack in that wall.” (Ada dinding kesunyian terhadap wanita dan kekerasan, dan setiap kali seorang wanita berbicara itu memecahkan celah di dinding itu.)

    Pesan tersebut disampaikan Hannah untuk para perempuan di Indonesia. Ia mengajak setiap perempuan berani bicara untuk mendapatkan kesetaraan.

    “Kepada seluruh perempuan-perempuan hebat Indonesia....WE GOT THIS!!!! Happy International Womens Day, Love and solidarity ALWAYS,” tulis dia. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.