Sudahkah Anak Anda Cukup Mengonsumsi Serat? Intip Tandanya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak makan apel (pixabay.com)

    Ilustrasi anak makan apel (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Serat merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh. World Health Organization merekomendasikan bahwa anak-anak dianjurkan mendapatkan 14 gram serat untuk setiap 1.000 kalori yang mereka makan. Jika dikonversi berarti bahwa anak-anak usia 1-3 harus mendapatkan sekitar 19 gram serat per hari, dan anak-anak usia 4-8 harus makan sekitar 25 gram serat setiap hari.

    Kebutuhan serat meningkat seiring dengan pertambahan usia. Di usia 1-3 tahun anak membutuhkan 16 gram serat per hari dan di usia 3-6 tahun kebutuhannya menjadi 22 gram per hari.

    Sementara itu, berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 mengatakan 95,5 persen konsumsi serat penduduk Indonesia untuk usia di atas 5 tahun masih belum sesuai kebutuhan. Hal ini disebabkan karena anak tidak dibiasakan untuk makan serat. Maka dari itu, sangat penting untuk orangtua mengenalkan makanan kaya serat sedini mungkin.

    Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi Badriul Hegar mengatakan tanda anak cukup serat ialah, konsumsi asupan serat dalam sajian makanan baik makan utama atau snack, metabolisme anak lancar, dan buang air besar lancar dengan tekstur tidak keras. Hal itu menandakan anak cukup asupan serat yang bisa membantu kesehatan saluran cerna untuk tumbuh kembang mereka.

    "Manfaat serat bagi pencernaan si kecil, menyerap air di usus besar, memperbesar volume usus, melunakkan konsistensi feses, mempercepat waktu transit di usus besar, dan menstimulasi saraf pada rektum agar anak memiliki keinginan untuk BAB," ucap badriul.

    Badriul memberikan rekomendasi sumber makanan berserat tinggi yang paling ramah pada pencernaan anak, yakni buah, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Buah tinggi serat antara lain apel, mangga, jeruk, buah naga, stroberi, dan pir. Adapun sayuran yang tinggi serat adalah yang berwarna gelap. Semakin gelap, semakin tinggi kandungan seratnya. 

    Kacang-kacangan yang tinggi serat antara lain kacang hijau. kacang edamame, kacang polong, dan kacang almond. Sedangkan biji-bijian kaya serat, termasuk whole grain dan produk gandum. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.