Cara Pasangan Gya Sadiqah dan Tarra Budiman Cegah Virus Corona

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan Tarra Budiman dan Gya Sadiqah usai ditemui di acara Bicara Gizi: Peranan Serat untuk Dukung Kesehatan Pencernaan Anak

    Pasangan Tarra Budiman dan Gya Sadiqah usai ditemui di acara Bicara Gizi: Peranan Serat untuk Dukung Kesehatan Pencernaan Anak" Rabu 4 Maret 2020 di Jakarta (TEMPO/Eka Wahyu Pramita)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia telah mengumumkan bahwa Indonesia positif memiliki pasien terinfeksi virus corona, Senin 2 Maret 2020. Sejumlah pihak terkait seperti Kementerian Kesehatan, Badan Kesehatan Dunia, Palang Merah Indonesia terus melakukan kampanye pencegahan dan penanganan agar masyarakat tidak panik.

    Begitu juga dengan sejumlah selebriti dan influencer Tanah Air, salah satunya pasangan muda Gya Sadiqah dan Tarra Budiman. Menurut mereka untuk mencegah virus corona, harus meningkatkan kewaspadaan diri. Misalnya kalau dari luar atau bepergian kemudian balik ke rumah, segera membersihkan tangan. 

    "Dibilang parno enggak juga sih. Lebih takut ketika kita pulang ke rumah bawa virus," ucap Tarra usai ditemui di acara Bicara Gizi: Peranan Serat untuk Dukung Kesehatan Pencernaan Anak", di Jakarta, Rabu 4 Maret 2020.

    Salah satu langkah pencegahan yang Gya Sadiqah adalah dengan menyediakan obat-obatan, vitamin, masker di rumah. "Soalnya itu terpakai banget, jadi Alhamdulillah kami masih ada stok karena sudah kebiasaan pakai ya sebelum ramai," ucap ibu dari Calya ini.

    Jika mereka kehabisan stok masker, Tarra menambahkan yang paling penting aadalah menjaga kesehatan, tidak panik berlebihan, tidak berhadapan langsung dengan suspek virus corona. "Jadi gak perlu panik soal masker tapi gimana cara kita mencegahnya dengan hidup sehat," ucap Tarra.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.