Sering Dibuang, Rambut Jagung Atasi Diabetes hingga Hipertensi

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi jagung. REUTERS/Francois Lenoir

    Ilustrasi jagung. REUTERS/Francois Lenoir

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika mengolah jagung, kebanyakan orang membuang rambut halusnya yang berwarna kuning keemasan. Rambut atau sutra jagung (Stigma maydis) adalah benang panjang halus menyerupai sutra yang ada di balik kulit jagung. Sutra jagung ini mengandung protein, karbohidrat, kalsium, kalium, magnesium, natrium, garam, minyak atsiri, alkaloid, tanin, saponin, flavonoid, stigmasterol dan sitosterol.

    Rambut jagung bisa dikonsumsi, kebanyakan dalam bentuk teh atau suplemen. Karena khasiatnya, helaian-helaian halus ini sering dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional Cina dan Amerika asli.

    Dilansir dari Boldsky, berikut khasiat rambut jagung, termasuk mengatasi diabetes hingga hipertensi.

    1. Mengatasi gula darah

    Rambut jagung dapat mengurangi kadar gula darah dan membantu mengelola gejala diabetes. Sebuah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa rambut jagung secara signifikan mengurangi kadar gula darah yang mengindikasikan punya aktivitas anti-diabetes yang kuat.

    2. Meringankan peradangan

    Peradangan kronis dikaitkan dengan berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung dan diabetes. Ekstrak rambut jagung telah terbukti mengurangi peradangan dengan menghentikan aktivitas senyawa peradangan utama. Ini juga mengandung magnesium, mineral penting yang mengatur respon peradangan tubuh.

    3. Mencegah kerusakan akibat radikal bebas

    Antioksidan dalam rambut jagung dapat membantu mencegah kerusakan akibat radikal bebas dan stres oksidatif. Stres oksidatif dapat menyebabkan sejumlah penyakit kronis, termasuk kanker, penyakit jantung, dan diabetes.

    4. Mengurangi risiko penyakit Alzheimer

    Penyakit Alzheimer merusak memori dan fungsi memori penting lainnya. Menurut penelitian Universiti Putra Malaysia yang dimuat di jurnal Molecules  pada 2012, rambut jagung memiliki efek neuroprotektif yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit Alzheimer.

    5. Mengobati infeksi saluran kemih

    Infeksi saluran kemih dapat terjadi di bagian manapun dari sistem kemih, ginjal, kandung kemih atau uretra. Menurut ahli, rambut jagung dalam bentuk teh dan suplemen dapat membantu mengobati infeksi saluran kemih.

    6. Meningkatkan kesehatan jantung

    Kandungan flavonoid dalam rambut jagung telah terbukti menurunkan kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL-C), trigliserida, dan kadar kolesterol total. Kolesterol tinggi telah terbukti meningkatkan risiko aterosklerosis atau radang pembuluh darah.

    7. Meringankan depresi

    Rambut jagung memiliki aktivitas antidepresi. Penelitian telah menunjukkan bahwa rambut jagung menunjukkan aktivitas anti-depresi terhadap tikus diabetes yang diinduksi streptozotocin.

    8. Menurunkan berat badan

    Rambut jagung dapat membantu menurunkan berat badan karena rendah kalori. Minum teh sutra jagung akan meningkatkan perasaan kenyang, meningkatkan metabolisme, dan memperlancar  pembuangan kotoran dalam tubuh.

    9. Mengurangi kelelahan

    Kelelahan membuat Anda merasa lemas. Anda bisa kehilangan motivasi dan energi untuk melanjutkan pekerjaan. Dalam penelitian di Universiti Putra Malaysia yang dimuat di jurnal Molecules  pada 2012 menyimpulkan, flavonoid dalam rambut jagung telah terbukti mengurangi kelelahan.

    10. Mengurangi tekanan darah tinggi

    Rambut jagung bertindak sebagai diuretik yang dapat membantu mengobati tekanan darah tinggi dengan mengeluarkan cairan berlebih dari tubuh. Konsumsi teh sutra jagung dapat secara signifikan mengurangi gejala hipertensi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.