Mitos Telur Rebus Bikin Gemuk, Ketahui Faktanya Kalori Rendah dan Tinggi Protein

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi telur rebus (Pixabay.com)

    Ilustrasi telur rebus (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Telur rebus diduga memiliki lemak dan kalori tinggi. Bahkam seringkali dihindari saat diet. Namun hal itu hanya rumor. Padahal telur rebus justru dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan. Selain murah dan praktis untuk dimasak, ada banyak alasan mengapa telur rebus dapat membantu meraih berat badan ideal Anda.

    Meski begitu, tidak berarti Anda mengonsumsi telur rebus secara berlebih. Bagi penderita kondisi medis tertentu, seperti diabetes, kolesterol tinggi, dan penyakit kardiovaskular perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Hal ini karena telur rebus mengandung kolesterol yang mungkin dapat mempengaruhi kadar kolesterol. 

    Sebaiknya, konsumsi putih telur dengan mengeluarkan kuning telur, karena bagian kuning telur mengandung banyak lemak dan kolesterol.  Anda juga dapat mengurangi kalori dari telur rebus dengan mengeluarkan kuning telur. Telur rebus rendah kalori dan tinggi protein sehingga ideal sebagai santapan saat sedang diet.

    Berikut ini beberapa fakta tentang telur rebus

    1. Memiliki kalori yang rendah
    Bagi Anda yang ingin memakan telur rebus saat diet tak perlu khawatir. Di balik penampilannya yang terlihat mengandung banyak lemak, telur rebus memiliki kalori yang rendah, satu telur rebus besar kurang lebih hanya memberikan Anda 78 kalori. Ditambah lagi, telur rebus tidak menggunakan minyak ataupun lemak yang dapat memberikan kalori ekstra. Alih-alih telur rebus bikin gemuk, telur rebus malah bisa menjadi pengganti makanan sumber protein lainnya yang berlemak tinggi. Anda dapat mengonsumi telur rebus dengan sayuran, dan karbohidrat berkalori rendah, seperti mengonsumsi telur rebus dengan kangkung dan kentang.

    2. Meningkatkan metabolisme
    Kandungan kolin dalam telur rebus membantu proses pencernaan lemak serta mencegah penumpukan lemak dalam tubuh. Selain itu, telur rebus juga dapat meningkatkan kadar adiponectin yang bisa meningkatkan metabolisme, meningkatkan kemampuan tubuh merespon insulin, dan memperlancar proses pencernaan lemak.

    3. Tinggi protein
    Protein sangat penting dalam perjalanan diet Anda dan telur rebus merupakan salah satu sumber protein yang bisa dikonsumsi. Telur rebus yang dianggap bikin gemuk justru dapat membantu Anda kenyang lebih lama dan dapat membuat Anda makan lebih sedikit. Hal ini karena protein dicerna lebih lambat dalam pencernaan. Selain itu, protein juga dapat membantu mencegah peningkatan kadar gula darah yang dapat membuat Anda cepat lapar. Protein dalam telur rebus membantu menurunkan lemak dan mencegah penurunan massa otot dalam tubuh.

    4. Cocok untuk makan pagi
    Telur rebus tidak akan bikin gemuk dan cocok untuk dijadikan sarapan sehat untuk menyalakan energi Anda. Dibandingkan mengonsumsi nasi goreng yang tinggi kalori, Anda dapat menurunkan berat badan dengan mengonsumsi telur rebus bersama sayuran.

    SEHATQ

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.