Bukan Gula, Ini Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi saat Lelah

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita kelelahan. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita kelelahan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah tidur enam hingga tujuh jam sehari, kadang-kadang kita masih tetap merasa lelah. Lalu, secangkir kopi jadi minuman di pagi hari agar memiliki energi yang cukup untuk memulai hari.

    Keletihan atau kelelahan berkepanjangan sering dialami orang yang sering begadang dan bekerja di kantor seharian. Kelelahan tak hanya membuat tubuh terasa tidak nyaman, tapi juga membuat Anda malas, mengantuk, sulit berkonsentrasi, dan suasana hati yang buruk.

    Ketika kelelahan, Anda secara otomatis merasa lapar dan menginginkan makanan yang tidak sehat, misalnya makan makanan manis. Namun, perlu diketahui bahwa makanan manis lebih banyak dampak buruknya daripada baiknya. Gula membuat Anda merasa energik, tetapi hanya singkat. Level energi melonjak dan kemudian langsung turun drastis. Dan itu tidak baik bagi kesehatan Anda.

    Pilihan makanan yang lebih baik adalah camilan dengan karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat. Ini akan membantu Anda menjaga keseimbangan energi yang stabil dan membuat Anda merasa energik.

    Beberapa kombinasi makanan yang baik untuk dikonsumsi antara lain oat dengan beri dan kacang; roti gandum dengan telur; salad dengan campuran sayuran, dan lentil yang dicampur dengan minyak; almond atau kenari dan buah, greek yoghurt dengan kayu manis dan beri.

    Selain itu, menjaga diri Anda tetap terhidrasi juga penting ketika merasa lelah. Sel-sel Anda yang lelah membutuhkan air untuk tetap aktif dan waspada. Tak harus minum air putih, Anda juga bisa memilih jus lemon atau buah-buahan yang kaya air seperti semangka dan mentimun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.