Nindy Ayunda Sempat Panik Anaknya Coret Wajah Pakai Spidol, Ini Cara Menghapusnya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nindy Ayunda di Jakarta Selatan, Kamis 14 Maret 2019. TEMPO/Astari P Sarosa)

    Nindy Ayunda di Jakarta Selatan, Kamis 14 Maret 2019. TEMPO/Astari P Sarosa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Nindy Ayunda sempat panik lantaran sang putri Akifa Dhinara Parasady Harsono atau akrab disapa Kanara bermain spidol lalu mencoret-coret wajah dan tangannya.

    "Ada yang tahu enggak cara bersihkan spidol permanen. Ya ampun Kanara ada ajaa,' tanya Nindy dalam laman instastory-nya, Selasa 26 Februari 2020. Unggahan Instagran Story Nindy juga diunggah kembali salah satu akun gosip yang membuat netizen urun pendapat pengalaman mereka membersihkan spidol permanen. 

    Beberapa netizen ikut memberikan saran, salah satunya saran agar menimpa lagi dengan spidol lalu dibersihkan. "Coret-coret pakai spidol semi permanen, timpa di tinta di mukanya, usap pakai kain kering, baru cuci muka pakai sabun," tulis akun @yokha_christian. Banyak juga yang menyarankan pakai minyak zaitun, minyak kelapa, paint remover sampai minyak kayu putih.

    Nindy Ayunda sempat bingung mencari cara menghapus coretan spidol di wajah anaknya. Instagram Story @nindyparasadyharsono

    Selang beberapa jam kemudian, Nindy kembali mengunggah foto Kanara di Instagram Story dan memberi tahu jika coretan di wajahny sudah dibersihkan. "Alhamdulillah spidol-spidol sudah hilang guys, makasih perhatiannya buat cices bunang," tulis istri Askara Parasady Harsono ini.

    Nindy juga mengungah foto dirinya dan Kanara yang meminta maaf karena semalam sudah membuat panik. "Selamat Pagi dari Kanara, mohon maap ya guys aku buat panik semalem. Karena aku mau jadi monster nemu spidol aku coret-coret, alhamdulillah bisa ilang dengan oil2 dan kulitku tetap terjaga, makasih sudah perhatian sama aku om tante dan kakak-kaka, sahabat onlineku semoga aku bisa terus jadi cices let it go dan cices bunang enggak usah jadi monster lagi," tulis Nindy.

    Masalah yang dialami Nindy, juga dialami banyak orang tua lainnya. Anak-anak biasanya penasaran dengan spidol dan mulai mencorat-coret. Cara menghapus spidol permanen dari kulit diperlukan waktu dua hingga tiga hari agar spiol permanen memudar dengan sendirinya. Namun, ada cara yang lebih cepat jika Anda ingin menghilangkan coretan tersebut.

    Melansir dari laman Healthline, Rabu 26 Februari 2020, simak tips menghapus spidol marker di kulit dengan cara instan:

    1. Garam
    Garam laut memiliki sifat pengelupasan alami . Saat dicampur dengan air hangat, Anda bisa membuat scrub yang lembut untuk mengelupas lapisan atas kulit. Cobalah mencampur air garam bagian yang sama dan air hangat untuk membuat pasta. Pijat dengan lembut, tapi jangan digosok, lalu usap ke kulit Anda dua kali sehari.

    2. Minyak zaitun atau minyak kelapa
    Jika Anda memiliki minyak zaitun atau kelapa di rumah, oleskan sedikit ke kulit Anda dan gosok perlahan sebelum dibilas. Minyak ini dapat membantu mengikat epidermis Anda. Secara teori, minyak kemudian dapat menempel pada noda permanen pada kulit Anda dan membantu menghilangkannya dengan lembut.

    3. Baby oil
    Kandungan dalam baby oil adalah minyak yang dapat menempel pada minyak berlebih di kulit dan kemudian menghilangkan semua zat. Secara teori, ini juga bisa bekerja dengan noda marker permanen. Oleskan sedikit minyak ke daerah yang terkena dan kemudian cuci dan bilas seperti biasa. 

    4. Pasta gigi pemutih
    Sifat yang sama dari pasta gigi pemutih yang membantu meringankan noda permukaan pada gigi Anda juga dapat berpotensi meringankan bintik-bintik penanda permanen pada kulit Anda. Gunakan metode ini dua kali sehari.

    Sebagai bonus, Anda bahkan dapat menggunakan sikat gigi baru untuk pengelupasan kulit. Pijat dengan lembut dalam gerakan melingkar di sekitar kulit yang diwarnai dan bilas dengan baik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.