Pasangan Selingkuh dengan Mantan Masih Bisa Dipercaya atau Tidak?

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi selingkuh. Shutterstock

    Ilustrasi selingkuh. Shutterstock

    TEMPO.CO, JakartaJika pasangan tidak setia, membuat kepercayaan dapat berkurang akibat dari pengkhianatan tersebut. Tapi, jika pasangan Anda mengaku selingkuh dengan mantannya, apakah Anda masih bisa mempercayainya? Seperti pepatah lama ‘sekali selingkuh, akan selalu berselingkuh’.

    Pertama-tama, penting untuk mengakui bahwa berbagi secara terbuka kepada pasangan adalah hal yang cukup sulit untuk dilakukan. Namun, saat pasangan mengungkapkan kecurangan di masa lalunya, itu menunjukkan bahwa mereka cukup percaya pada Anda untuk menerima kesalahannya. Tidak hanya itu, menjelaskan sesuatu yang mungkin mereka merasa malu, seperti mengakui kekurangannya, juga menunjukkan tingkat kepercayaan mereka yang tinggi kepada Anda.

    Namun, jika Anda mengetahui pasangan selingkuh di masa lalu, besar kemungkinan Anda memiliki kekhawatiran jika mereka akan kembali pada kebiasaan buruk tersebut. Lalu bagaimana cara mengetahui apakah pasangan Anda telah berubah? Pertama, perhatikan bagaimana cara pasangan Anda membahas perselingkuhan di masa lalunya. Apakah ia bertanggung jawab dan menunjukkan penyesalan? Atau apakah ia malah menyalahkan mantannya atas perselingkuhan itu? Jika jawabannya yang pertama, maka kemungkinannya lebih rendah untuk ia melakukan perselingkuhan lagi, karena ia belajar dari pengalaman.

    Intinya adalah berselingkuh sekali bukan berarti seseorang itu akan melakukannya lagi. Menurut Dr. LeslieBeth Wish, psikoterapis dan penulis buku Training Your Love Intuition, seseorang tidak terlahir sebagai penipu. Mereka biasanya mempunyai alasan dalam menghadapi ketidakbahagiaan dan tantangan lain dalam hubungannya. Itulah sebabnya Maria Avgitidis, CEO dari layanan perjodohan Agape Match, mengatakan jangan berasumsi bahwa perselingkuhan di masa lalu pasangan akan terulang kembali.

    Satu hal penting yang perlu diingat, bahwa setiap hubungan memiliki keunikannya masing-masing. Bahkan jika pasangan telah menceritakan beberapa detail tentang mantannya, Anda tidak akan pernah sepenuhnya tahu seperti masalah apa yang mungkin ia hadapi. Hubungan Anda saat ini dengan pasangan juga mungkin berbeda secara dari hubungan mereka dengan mantannya. Karena itu, Avgitidis menyarankan untuk merefleksikan bagaimana pasangan saat ini memperlakukan Anda, daripada berfokus pada bagaimana mereka memperlakukan orang lain di masa lalu. Tanyakan pada diri sendiri, apakah Anda punya alasan lain untuk tidak mempercayai mereka.

    “Apakah pasangan dapat diandalkan? Apakah ia konsisten dengan perilakunya? Apakah ia mendukung Anda secara emosional? Semua pertanyaan ini dapat merefleksikan kekuatan fondasi hubungan Anda yang tidak ada hubungannya dengan masa lalu mereka,” tambah Avgitidis.

    Dr. Wish menyarankan masa lalu pasangan dapat dijadikan kesempatan untuk mempelajari lebih lanjut tentangnya dan mengapa ia memilih untuk selingkuh. Kemudian, Anda dapat menetapkan hal seperti apa yang dianggap perselingkuhan, serta dapat mengetahui cara untuk menangani situasi sulit yang menyebabkan pasangan selingkuh. Membangun lingkungan yang terasa aman secara emosional bagi kedua pasangan dan membuat perjanjian untuk tetap jujur satu sama lain tentang kebutuhan, keinginan, perasaan, dan ketakutan Anda juga cara yang bagus untuk memperkuat ikatan dan meminimalisir perselingkuhan.

    "Jika Anda tidak dapat menghilangkan keraguan, tanyakan pada diri sendiri apa yang terjadi di masa kecil yang membuat Anda terlalu curiga," jelasnya. Seorang terapis atau konselor berlisensi dapat membantu Anda mengeksplorasi ketidakpercayaan Anda lebih lanjut, sehingga Anda dapat memahami akar masalahnya dan pada akhirnya, dapat membuat hubungan yang sehat dan bahagia.

    Pada akhirnya, para ahli sepakat jika pasangan mengaku selingkuh di masa lalu, respons Anda akan sangat tergantung pada tingkat kepercayaan Anda kepadanya. Pengakuan tentang masa lalunya juga berfungsi sebagai kesempatan Anda untuk memahami pasangan lebih dalam lagi. Jika pasangan Anda menyatakan penyesalan yang tulus atas perselingkuhan di masa lalunya dan mereka telah membuktikan dirinya dapat dipercaya, maka tidak ada alasan untuk menganggapnya tidak setia lagi dengan Anda.

     

    ALFI SALIMA PUTERI | ELITEDAILY

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.