Tina Toon Gemas, Sudah 4 Kali Tempat Tinggalnya Tergenang Banjir

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tina Toon saat ditemui di acara peluncuran buku Jakartaholic karangan Dita Soedarjo di Jakarta, Senin 24 Februari 2020 (TEMPO/Eka Wahyu Pramita)

    Tina Toon saat ditemui di acara peluncuran buku Jakartaholic karangan Dita Soedarjo di Jakarta, Senin 24 Februari 2020 (TEMPO/Eka Wahyu Pramita)

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa kawasan di Jakarta tergenang banjir, Selasa, 25 Februari 2020. Bahkan beberapa akses jalan ibukota terputus karena banjir. Aktris cilik dan penyanyi yang kini telah duduk menjadi anggota DPRD DKI Jakarta Komisi A Tina Toon menyoroti masalah banjir ini.

    Banyaknya daerah tergenang banjir di Jakarta sebagai pusat kota membuatnya sangat gemas. Terlebih di kawasan perumahannya, Kelapa Gading yang termasuk kawasan menengah ke atas 4 kali tergenang banjir dalam kurun waktu dua bulan. "Sampai 4 kali lho di tempat aku kebanjiran di kelapa gading," ucap Tina geregetan saat ditemui di acara peluncuran novel Jakartaholic, Senin 24 Februari 2020 di Jakarta.

    "Sepertinya cukup melakukan hal yang sifatnya seremonial ya, saatnya melakukan sesuatu yang real dan dengan mudah kita temui di pinggiran Jakarta seperti di daerah Semper, Koja, Cilincing dan masih banyak lagi," tambah Tina.

    Tina Toon sempat melakukan sidak ke beberapa pompa air di kawasan tempat tinggalnya, Senin 24 Februari 2020. Ia bertemu dengan beberapa petugas kelurahan dan kecamatan setempat dan mendapatkan penjelasan penyebab banjir karena curah hujan yang tinggi.

    Upaya Tina melakukan sidak pun ia unggah melalui laman Youtube-nya. Dalam video itu, dia mengadukan kepada Walikota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko jika terdapat 6 pompa tapi 5 yang bisa jalan dan berfungsi. Sementara dari fokus pihak terkait telah melakukan penanganan untuk memastikan buangan ke kali sunter maupun Cakung lama bisa optimal. Namun hal itu berpengaruh pada rob dan tinggi rendahnya permukaan laut.

    Tina Toon meminta solusi preventif yang paling cepat bisa dilakukan agar tidak terus menerus banjir. "Solusi yang paling bisa dilakukan begitu dapat info dari BMKG jika mau terjadi curah tinggi pihaknya langsung melakukan penyedotan lebih dulu, sehingga tidak menunggu hujan," ucap Sigit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.