Selain Dimakan Langsung, Ini 3 Cara Mengkonsumsi Kurma Muda

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kurma Muda. Pixabay.com

    Kurma Muda. Pixabay.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kurma muda berbeda dengan kurma yang umumnya kita lihat di supermarket. Kurma berwarna kuning ini dipercaya dapat mempercepat kehamilan. Selain juga dipercaya dapat memperlancar proses persalinan.

    Sebuah riset menyebut mengonsumsi kurma muda saat usia ehamilan memasuki trimester akhir dapat membantu melancarkan proses persalinan, sehingga meningkatkan kemungkinan ibu bisa melahirkan secara normal.

    Tak heran, kurma muda kerap jadi buruan para ibu hamil. Untuk mengonsumsinya pun ada banyak cara makan kurma muda yang dapat dicoba di rumah. Selain dikonsumsi secara langsung, ada berbagai cara makan kurma muda bagi Anda yang tengah menjalani program kehamilan.

    Berikut ini cara mengkonsumsi kurma muda

    1. Diseduh
    Cara makan kurma muda selanjutnya yaitu dengan menyeduhnya. Berikut ini cara-caranya:
    - Pisahkan biji dari daging buah kurma muda.
    - Tumbuk kurma muda hingga benar-benar halus.
    - Seduh kurma muda yang sudah ditumbuk menggunakan air panas.
    - Campurkan madu, susu dan air lemon.
    - Minum secara rutin sebelum tidur.

    2. Dijadikan jus
    Kurma muda juga dapat dijadikan jus untuk dikonsumsi bumil. Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk membuat jus jurma muda:

    - Pisahkan biji dari daging buah kurma muda.
    - Masukkan kurma ke dalam blender, hancurkan hingga halus.
    - Tambahkan varian buah lain atau sayur untuk menambah aneka rasa jus, seperti potongan wortel, tomat maupun melon.
    - Campurkan susu dan madu ke dalamnya.
    - Minum 2 kali dalam sehari.

    3. Dicampurkan pada bubur
    Cara makan kurma muda untuk bumil selanjutnya yaitu dengan mencampurnya pada bubur. Cara membuatnya pun terbilang mudah. Pertama, siapkan bubur nasi, lalu tambahkan kurma muda yang telah ditumbuk halus. Selanjutnya, campurkan madu untuk menambah cita rasa bubur kurma muda.

    Selain dapat memperlancar proses persalinan, kurma muda memiliki manfaat lain bagi tubuh yang tak kalah menyehatkan. Apa saja?

    - Mengontrol gula darah: Kurma muda yang memiliki indeks glikemik rendah, bermanfaat untuk mengontrol gula darah dan mengurangi risiko diabetes. Kurma muda juga mengandung antioksidan flavonoid yang dapat mencegah risiko penyakit diabetes.

    - Membantu menurunkan berat badan: Kandungan serat kurma muda yang begitu tinggi dapat dimanfaatkan sebagai makanan diet untuk membantu menurunkan berat badan. Selain itu, kurma muda juga memiliki kandungan kalori yang rendah, sebanyak 1 kg kurma hanya mengandung 142 kalori.

    - Melancarkan pencernaan: Kandungan serat kurma muda yang begitu tinggi juga efektif untuk memperlancar proses pencernaan.

    - Mencegah kanker: Kandungan antioksidan flavonoids dan asam fenolik dalam kurma muda juga berfungsi melawan radikal bebas penyebab kanker.

    - Mencegah stroke dan jantung: Selain itu, flavonoid dan asam fenolik dalam kurma muda juga berfungsi memperlancar peredaraan darah dan menurunkan kadar kolesterol penyebab berbagai penyakit seperti stroke dan jantung. Kurma muda juga mengandung karotenoid yang berfungsi untuk menjaga fungsi jantung.

    - Menjaga kesehatan mata: Tak hanya menjaga fungsi jantung, karotenoid dalam kurma muda juga berfungsi menjaga kesehatan mata dan mencegah risiko gangguan kesehatan mata, seperti degenerasi makula.

    - Mengatasi peradangan: Kurma muda juga mengandung asam fenolik yang berfungsi mengatasi berbagai penyakit akibat peradangan.

    - Menjaga kesehatan otak: Kandungan antioksidan flavonoid dan senyawa antiradang dalam kurma muda dipercaya mampu mengatasi penyakit Alzheimer.

    - Menjaga kesehatan tulang: Kandungan mineral dalam kurma muda seperti fosfor, kalium, kalsium dan magnesium berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.