Tips Padu Padan Pakaian Berwarna Terang ala Titan Tyra

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Titan Tyra. Instagram/@titantyra

    Titan Tyra. Instagram/@titantyra

    TEMPO.CO, Jakarta - Tren menggunakan pakaian berwarna cerah sedang digemari di kalangan anak muda. Terlebih dengan munculnya koleksi musim semi dan musim panas  dari berbagai merek pakaian, tentu semakin tinggi minat orang untuk memakai warna merah muda, hijau, kuning maupun biru. 

    Namun berbicara tentang padu padan busana warna cerah, tentu Anda tak boleh salah memilih. Karena warna tersebut membutuhkan perhatian khusus saat dikombinasikan. Beauty Influencer, Titan Tyra membagikan beberapa tips saat mengenakan busana berwarna cerah.

    Pertama, ia menyarankan agar setiap orang dapat memilih perpaduan gelap dan terang. Ini bisa berupa atasan yang gelap dan bawahan yang terang, ataupun sebaliknya. “Saya lebih sarankan warna kontras, gabungan gelap dan terang agar warnanya jadi seimbang,” katanya kepada Tempo.co dalam acara H&M Spring/Summer 2020 Collection di Jakarta pada Selasa, 18 Februari 2020.

    Apabila seseorang tetap ingin menggunakan warna cerah pada atasan dan bawahan, wanita berusia 24 tahun itu memperbolehkannya. Namun dengan syarat, warnanya tidak boleh bertabrakan. Misalnya rok perpaduan hijau, biru dan kuning, tapi atasannya merah. “Harus ambil dari warna roknya saja. Kalau tadi roknya ada hijau, biru dan kuning, atasannya boleh hijau begitu,” katanya.

    Dari segi aksesoris, Titan pun menyarankan untuk memilih warna-warna yang sederhana dan tidak terlalu ramai apabila pakaiannya sudah cerah. Sebaliknya, aksesoris ekstra bisa digunakan apabila pakaiannya tidak terlalu cerah. “Jangan terlalu berlebihan juga ya kalau pakaian cerah, aksesoris ramai itu enggak bagus. Kita pilih saja salah satu, baju cerah aksesoris biasa atau baju biasa aksesoris heboh,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.