Kenapa Sayur Kangkung Bikin Cepat Mengantuk?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kuliner tradisional Lombok, NTB, Pelecing Kangkung. Wikipedia

    Kuliner tradisional Lombok, NTB, Pelecing Kangkung. Wikipedia

    TEMPO.CO, Jakarta - Sayur kangkung mudah ditemukan di Indonesia dan biasanya diolah dengan cara ditumis. Rasanya yang perpaduan manis dan gurih sangat cocok menjadi pendamping saat makan nasi. 

    Meski rasanya nikmat, sebagian orang menghindari sayuran ini dengan alasan menyebabkan kantuk. Menurut pakar kesehatan, hal ini tentu tak lepas dari kandungan kangkung yang kaya mineral dan juga substansi lainnya.

    Dalam 100 gram kangkung terkandung energi, karbohidrat, protein, lemak, serat, dan natrium. Selain itu terdapat kalium, kalsium, zat besi, magnesium, dan fosfor.

    Kangkung (wikipedia)

    Beberapa kandungannya, seperti kalium yang mencapai 312 miligram dalam setiap 100 gram, berkhasiat mengurangi tekanan darah sehingga membuat tubuh lebih rileks. Pada beberapa orang, kondisi ini bisa terasa seperti rasa ngantuk. Namun sebenarnya, tidak selamanya kandungan kangkung serta-merta menyebabkan kantuk.

    Bisa saja, pemicu seseorang merasa mengantuk justru perpaduan menu yang dikonsumsinya bersama kangkung. Misalnya, sepiring penuh nasi putih dan lauk protein hewani dengan porsi yang juga banyak.

    Tentu konsumsi sebanyak itu akan membuat sistem pencernaan bekerja keras sehingga tubuh seakan meminta istirahat sejenak.

    SEHATQ



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.