Bayinya Alami Jaundice, Milla Jovovich Beri Banyak ASI

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Milla Jovovich berpose saat berada di karpet merah ketika menghadiri acara amfAR gala di New York, 7 Februari 2019. REUTERS/Shannon Stapleton

    Milla Jovovich berpose saat berada di karpet merah ketika menghadiri acara amfAR gala di New York, 7 Februari 2019. REUTERS/Shannon Stapleton

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Milla Jovovich melahirkan anak ketiganya, Osian, Ahad, 2 Februari 2020. Seminggu setelah dilahirkan, Osian dikabarkan mengalami jaundice alias penyakit kuning. Milla harus memberi banyak air susu ibu atau ASI untuk mengatasi kuning pada bayinya. 

    Aktris 44 tahun itu membagikan kabar terbaru tentang bayinya dalam sebuah unggahan Instagram. Dia membagikan foto bayinya yang sedang diberi ASI dalam botol oleh anak keduanya, Dashiel Edan, yang berusia 4,5 tahun.

    “Saya harus memberinya ASI perah karena Osian memiliki kasus penyakit kuning yang buruk sehingga dia tidak bisa menendang, jadi kami sudah masuk dan keluar dari rumah sakit sepanjang minggu dan mereka mengatakan semakin banyak susu yang dia minum semakin cepat dia akan mengeluarkan semuanya,” tulis aktris Resident Evil ini di keterangan, seperti dilansir People, Senin, 10 Februari 2020. 


    Istri sutradara Inggris Paul W.S. Anderson ini mengatakan sengaja memberi ASI dalam botol karena bayinya terlalu cepat tidur jika disusui langsung. Akibatnya, dia tidak minum cukup ASI. "Kami harus melakukan pemberian susu botol sehingga dia mendapatkan sebanyak mungkin,” kata mantan istri sutradara Luc Besson ini.

    Osian terpaksa memiliki banyak goresan kecil di tumitnya karena petugas kesehatan harus mengambil darah untuk tes antibodi. "Memikirkannya membuat hati saya sedih. Tapi semoga tes darah yang mereka lakukan hari ini akan menunjukkan bahwa dia semua lebih baik."

    Menurut Mayo Clinic, jaundice adalah kondisi umum di mana darah bayi mengandung kelebihan bilirubin, pigmen kuning sel darah merah. Biasanya kondisi itu terjadi ketika organ hati bayi belum cukup kuat untuk menyingkirkan bilirubin dalam aliran darah.

    Menurut Centers for Disease Control and Prevention, Amerika Serikat, cara untuk mengobati penyakit kuning adalah melalui pemberian makan yang memadai karena proses menghilangkan limbah juga membantu menghilangkan bilirubin dalam darah bayi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.