Susah Tidur? Gunakan Penutup Mata Rasakan 5 Manfaatnya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata wanita. Unsplash.com/Alexandra Gorn

    Ilustrasi mata wanita. Unsplash.com/Alexandra Gorn

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa orang membutuhkan serangkaian ritual agar bisa tidur dengan lelap. Salah satunya dengan menggunakan penutup mata untuk tidur agar tidur lebih berkualitas. Bagi mereka yang rutin menggunakannya, penutup mata bisa menjadi sinyal tubuh untuk beristirahat.

    Kualitas tidur sangat penting, karena jika kurang maka konsekuensinya bisa menyebabkan beragam penyakit. Mulai dari tidak produktif beraktivitas di pagi hari, berisiko menyebabkan kecelakaan, hingga penyakit jantung dan diabetes.

    Bagi orang yang terbiasa mengenakan penutup mata untuk tidur, ini manfaat yang mereka rasakan.

    1. Menjaga mata dari cahaya
    Sensitivitas seseorang terhadap cahaya saat tidur berbeda-beda. Ada yang harus berada di ruangan terang baru merasa nyaman, di sisi lain ada juga yang harus benar-benar gelap baru bisa beristirahat. Faktanya, menurut National Heart, Lung, and Blood Institute, mengurangi cahaya sebanyak-banyaknya adalah hal penting untuk tidur berkualitas. Ketika ruangan temaram atau gelap, akan ada substansi di tubuh bernama adenosine yang memerintah otak dan memberi sinyal bahwa ini saatnya tidur.

    2. Membantu tubuh mengingat ritmenya
    Tubuh memiliki ritme biologisnya sendiri, dan penutup mata untuk tidur bisa jadi hal sederhana yang membantu tubuh disiplin terhadap ritme tersebut. Tentu ketika ada banyak cahaya atau suasana di kamar masih riuh, ritme tubuh akan merasa bahwa ini waktunya terjaga.

    Sebaliknya ketika memakai penutup mata untuk tidur membuat sekeliling terasa gelap, akan semakin banyak hormon melatonin yang diproduksi. Hormon melatonin adalah hormon yang mempertahankan ritme sirkadian atau jam internal tubuh, sehingga kita bisa tahu kapan harus tidur dan kapan harus bangun.

    3. Kualitas tidur meningkat
    Ada banyak penelitian yang menyebutkan bahwa tidur dengan ruangan gelap meningkatkan kualitas tidur. Contohnya pada tahun 2017 lalu, penelitian yang dirilis di American Journal of Epidemiology menyebut bahwa tidur dengan cahaya berlebihan rentan menyebabkan depresi pada lansia.

    4. Tidur minim distraksi
    Hal-hal sederhana seperti penutup mata untuk tidur atau penutup telinga rupanya membuat tidur seseorang bisa lebih minim distraksi. Tentunya, pola tidur REM lebih teratur dan level melatonin pun lebih tinggi.

    5. Fleksibilitas tidur di mana pun
    Tentu tidak setiap malam seseorang bisa tertidur dengan ideal di kamar yang nyaman. Ada kalanya harus berada di perjalanan atau tempat baru yang benar-benar asing. Mengenakan penutup mata untuk tidur membantu membuat tidur lebih lelap, terlepas dari di mana Anda berada.

    Selain itu, penutup mata untuk tidur juga ringan dan mudah dibawa ke mana pun. Bahkan bisa diletakkan di kantong pakaian sehingga akses mengambil saat memerlukannya lebih mudah.

    Jika baru ingin mencoba mengenakan penutup mata untuk tidur atau sudah punya tapi merasa tidak nyaman, bisa jadi ada yang salah dari pilihan penutup mata Anda. Beberapa tips dalam memilih penutup mata untuk tidur yang baik di antaranya:
    - Pilih penutup mata untuk tidur berbahan satin karena bahannya lebih lembut di kulit
    - Pilihan lain adalah penutup mata untuk tidur berbahan wool atau katun lembut sehingga tetap terasa nyaman di mata
    - Bagi yang concern dengan masalah penuaan, ada pilihan penutup mata yang dapat membantu penyerapan skincare seperti krim mata

    Pastikan Anda memilih penutup mata untuk tidur yang sesuai dengan preferensi. Ada banyak pilihan dengan harga terjangkau yang bisa dicoba.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.