Puting Payudara Gatal Sebabnya karena Kehamilan sampai Kanker

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi memeriksa payudara. Shutterstock.com

    Ilustrasi memeriksa payudara. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Setiap perempuan tentu pernah merasakan puting payudara gatal, bahkan di saat yang tak terduga. Ada banyak hal yang menyebabkan puting gatal, terlebih bagian payudara ini sangatlah sensitif dan bentuknya cenderung lebih menonjol.

    Puting payudara gatal menimbulkan keinginan untuk menggaruk puting. Rasa tidak nyamannya bisa berbeda-beda, begitu pula dengan rasa gatal yang muncul. Meskipun menggaruk bisa membuat rasa gatal pergi, tapi ingat hal ini juga bisa membuat kulit iritasi bahkan luka.

    Berikut ini penyebab puting payudara gatal

    1. Kehamilan
    Bumil tentu familiar dengan puting gatal karena sensitivitas area payudaranya bertambah berkali-kali lipat. Belum lagi perubahan hormon yang cukup drastis. Seakan belum cukup, aliran darah yang meningkat juga membuat ibu hamil rentan merasakan puting payudara gatal. 

    Bagaimana mengatasinya? Ada beberapa pilihan untuk mengatasi rasa tidak nyaman akibat puting gatal saat hamil. Misalnya dengan mengoleskan lotion yang tidak mengandung bahan kimia seperti vitamin E, cocoa butter, atau lanolin sehingga area puting tetap lembap.

    Saat mencuci bra bisa menggunakan deterjen yang lebih lembut untuk menghindari puting gatal akibat paparan zat kimia yang keras. Selain itu, ukuran payudara ibu hamil bisa berubah dari waktu ke waktu. Pertimbangkan mengganti bra dengan yang lebih nyaman serta tidak terlalu ketat.

    2. Dermatitis
    Masalah kulit juga bisa menjadi penyebab puting payudara gatal, seperti eksim, iritasi, atau alergi. Beberapa jenis eksim bisa terjadi karena iritasi dan gesekan saat berlari, pakaian tertentu yang digunakan, hingga pemilihan sabun dan deterjen.

    Gejala puting gatal akibat dermatitis adalah sensasi terbakar, nyeri, muncul benjolan yang mengeluarkan cairan, hingga kulit yang retak-retak. Cara mengatasinya adalah dengan menghindari produk yang membuat gejala dermatitis memburuk, jangan menggaruk puting payudara untuk menghindari infeksi, jaga kelembapan area puting payudara, dan minum obat sesuai dengan resep dari dokter.

    3. Jamur 
    Sewaktu-waktu, perempuan juga bisa mengalami rasa gatal pada puting payudara akibat jamur, umumnya Candida albicans. Kondisi ini bisa terjadi saat menyusui, mengonsumsi antibiotik, atau pada orang yang mengalami gatal ekstrem pada vagina.

    Tak hanya puting payudara gatal, orang yang mengalaminya akan merasa nyeri seperti ditusuk, sensasi seperti kulit terbakar, puting kemerahan, muncul ruam berwarna putih, atau puting terlihat retak dan lama sembuh. Untuk mengatasinya gunakan krim antijamur atau minum obat sesuai resep, jaga puting payudara tetap kering, mmengganti breast pad secara berkala apabila sedang menyusui, gunakan air panas untuk mencuci bra dan selalu mensterilkan alat pompa ASI. 

    4. Jogger’s nipple
    Sesuai dengan namanya, Jogger’s nipple adalah kondisi puting payudara mengalami iritasi karena ada gesekan konstan dengan pakaian yang digunakan. Orang bisa mengalami hal ini saat melakukan aktivitas seperti berlari, surfing, hingga angkat beban. Gejalanya adalah muncul iritasi dan kemerahan hingga puting terlihat retak tanpa atau dengan darah. 

    Hentikan sementara aktivitas yang menyebabkan kondisi ini. Lalu, aplikasikan krim antiseptik, menutup puting dengan plester tahan air sebelum beraktivitas fisik, dan mengaplikasikan salep sebelum beraktivitas fisik

    5. Paget’s disease
    Puting payudara gatal juga bisa menjadi tanda-tanda seseorang mengalami Paget's disease. Ini adalah jenis kanker yang terjadi di lapisan terluar kulit (epidermis). Meskipun penyakit ini lebih rentan menyerang perempuan, laki-laki juga bisa mengalaminya. Selain puting gatal biasa, gejala lain yang juga muncul adalah keluarnya nanah atau cairan dari puting payudara.  Bergantung pada seberapa parah kondisinya, cara mengatasi Paget’s disease bisa dengan operasi atau pengobatan lain sesuai dengan diagnosis dokter.

    Meskipun puting payudara gatal adalah hal yang normal, jangan tunda memeriksakan diri ke dokter apabila ada gejala yang tidak biasa. Apabila dokter mendeteksi terjadinya hal yang lebih serius, langkah penanganan bisa segera diambil.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.