Jamur Putih Efektif Menangkal Kanker dan Penuaan Dini

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi jamur (pixabay.com)

    ilustrasi jamur (pixabay.com)

    TEMPO.CO, JakartaJamur putih atau Agaricus bisporus  menjadi sumber protein nabati yang paling digemari. Selain sangat rendah kalori sehingga disukai orang yang sedang diet, jamur putih juga memiliki sejumlah manfaat lain yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh.

    Jenis jamur ini dapat dipanen di berbagai tahap pertumbuhannya. Ketika muda dan belum cukup besar, jamur jenis ini berwarna putih kecoklatan namun ketika sepenuhnya tumbuh, jamur ini dikenal sebagai jamur portobello yang besar dan berwarna lebih gelap.

    Jamur putih juga dikenal sebagai jamur meja, jamur kancing, atau champignon. Jamur jenis ini memiliki batang kecil, topi halus, dan rasa ringan yang cocok dengan banyak hidangan.

    Karena menyerap paparan sinar UV atau sinar matahari, jamur menjadi sumber vitamin D2 nabati alami yang mampu meningkatkan kadar vitamin D dalam darah yang sama efektifnya dengan suplemen.

    Penelitian serupa juga menunjukkan bahwa jamur putih menawarkan beberapa vitamin B12, seperti dilaporkan Healthline. Karena vitamin ini biasanya diperoleh dari sumber hewani, ini mungkin bermanfaat bagi mereka yang mengikuti diet nabati.

    Selain itu, jamur memberikan kandungan protein yang lebih tinggi daripada kebanyakan sayuran, yang juga akan bermanfaat bagi vegetarian karena dapat membantu meningkatkan asupan protein.

    Tidak hanya itu, jamur putih juga mengandung beragam senyawa antioksidan seperti; polifenol, polisakarida, ergothioneine, glutathione, selenium, dan vitamin C, yang diyakini memiliki sifat penangkal kanker yang potensial.

    Berbagai kandungan antioksidan itu juga membantu memerangi efek berbahaya dari stres, yang mengarah pada kerusakan sel yang dapat mempercepat penuaan dan meningkatkan risiko pengembangan penyakit jantung, serta membantu meningkatkan kontrol gula darah dan kesehatan usus.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.