Cegah Virus Corona dengan Pemakaian Masker yang Tepat

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • dr. Haekal Anshari, M. Biomed dalam acara launching rangkaian skincare anti-aging premier Y.O.U Golden Age di Jakarta, Kamis 16 Januari 2020. TEMPO/ Eka Wahyu Pramita

    dr. Haekal Anshari, M. Biomed dalam acara launching rangkaian skincare anti-aging premier Y.O.U Golden Age di Jakarta, Kamis 16 Januari 2020. TEMPO/ Eka Wahyu Pramita

    TEMPO.CO, Jakarta - Pencegahan agar Anda terhindar dari virus corona tentu penting dilakukan. Selain rajin mencuci tangan, mengonsumsi makanan yang bergizi dan menghindari kontak dengan orang yang sedang flu, himbauan yang juga perlu diperhatikan dari para ahli kesehatan adalah menggunakan masker.

    Begitu pun yang dikatakan oleh praktisi kecantikan, penuaan dan seksolog Haekal Anshari, melalui laman Instagram TV-nya yang diunggah Senin 27 Januari 2020. Menurut Haekal, banyak di antara kita yang mungkin masih salah menggunakan masker.

    Biasanya kita menggunakan masker untuk bedah yang umumnya warna hijau atau biru. "Tahukah Anda bagian yang warna hijau atau biru harus berada di bagian depan karena bersifat waterproof atau anti air, sementara bagian yang putih menghadap ke arah kita karena sifatnya menyerap termasuk kalau kita batuk akan diserap bagian putih," ucap Haikal. "Lalu di bagian atas ada seperti kawat, pastikan ketika mengaitkan masker ke hidung kita bagian kawat disesuaikan atau menyerupai dengan bentuk hidung dan pastikan menutupi area hidung kita."

    Dokter Haekal membagikan beberapa cara mudah menggunakan masker yang tepat agar bisa berfungsi dengan maksimal. Pertama kaitkan masker di telinga kita, kemudian bagian yang ada kawatnya dikaitkan menyerupai bentuk hidung kita. Pastikan maskernya menutup dari hidung sampai ke area mulut kita, jangan diletakkan di bawah di area mulut saja. Selain itu pastikan Anda mengganti masker tiap hari atau jika masker sudah terasa basah, lembab, dan tidak nyaman digunakan.

    Menurut Haekal, salah satu cara mencegah terpaparnya virus corona ialah dengan rutin menggunakan masker saat bepergian. "Selain pakai masker kita juga disarankan meningkatkan daya tahan tubuh dengan istirahat cukup, konsumsi makanan dengan gizi seimbang yang mengandung vitamin serta antioksidan," ucapnya. 

    Jika Anda mengalami gejala demam tinggi disertai batuk, demam tinggi, dan kesulitan bernafas atau baru saja bepergian ke negara yang diduga terkena virus corona pastikan Anda segera menghubungi dokter. "Dan ingat mencegah lebih baik daripada mengobati," pungkasnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.