Mau Punya Ruang Terbuka di Rumah? Simak 8 Desain Courtyard Keren

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Courtyard atau taman di tengah bangunan, karya Rakta Architect // arsitag.com

    Courtyard atau taman di tengah bangunan, karya Rakta Architect // arsitag.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Keberadaan ruang terbuka di dalam rumah semakin dibutuhkan oleh masyarakat modern. Area terbuka ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Mulai dari sekadar pemandangan tambahan, tempat bersantai, tempat berkumpul, hingga tempat memasak. Namun, area terbuka yang terletak di pekarangan depan mungkin terasa kurang privat. Sebab itu, banyak rumah yang sekarang juga membuat courtyard.

    Istilah courtyard dalam dunia arsitektur merujuk kepada ruang terbuka yang dikelilingi oleh bangunan. Courtyard juga sering disebut sebagai taman di tengah bangunan atau taman di dalam rumah. Nah, jika Anda juga ingin membuat courtyard di rumah, berikut beberapa desain courtyard yang bisa menjadi referensi.

    1. Desain Courtyard Tropis Serba GunaCourtyard bergaya tropis, karya Atelier Cosmas Gozali // arsitag.com

    Jika Anda memproyeksikan courtyard untuk berbagai kegiatan seperti barbeque party atau berkumpul bersama, lebih baik melapisi courtyard dengan rumput. Agar lebih segar lagi, dukung konsep tropis melalui penanaman satu atau dua pohon. Supaya tidak terkesan penuh, sesuaikan jenis dan ukuran pohon dengan luas courtyard itu sendiri. Tambahkan tanaman jenis semak seperti jenis Calathea di bagian sisi. Sudah sempurna untuk pesta barbeque outdoor!

    2. Desain Courtyard dengan Fitur AirCourtyard dengan air mancur, karya Rully Tanuwidjaja // arsitag.com

    Courtyard kerap dibuat sebagai borrowing view dari ruang sekitarnya. Area courtyard berperan sebagai pemandangan alami untuk interior rumah. Oleh karena itu, courtyard bisa diisi dengan elemen dekoratif seperti fitur air. Melalui fitur air ini, courtyard akan terlihat lebih menarik dan mewah. Suara gemericik air juga penting untuk memberi suasana tenang bagi ekosistem di dalam rumah.

    3. Desain Sederhana untuk Courtyard SempitCourtyard di lahan terbatas, karya Sucipto // arsitag.com

    Tidak memiliki lahan yang cukup luas untuk courtyard bukanlah suatu masalah besar. Anda tetap bisa mengaplikasikannya dengan penempatan tanaman semak atau pangkas di kedua sisinya. Jika courtyard juga berperan sebagai koneksi ruang, penambahan batu pijak biasa ditempatkan sebagai aksen yang fungsional.

    4. Desain Courtyard yang Tampak Menyatu dengan RuanganTwin courtyard atau taman kembar dalam rumah, karya Studio Air Putih // arsitag.com

    Ingin courtyard yang tetap terlihat menyatu dengan ruangan? Tak ada salahnya menggunakan marmer atau keramik sebagaimana yang dipakai di seluruh bagian rumah. Seperti pada rumah bergaya klasik karya Studio Air Putih ini. Keberadaan twin courtyard tampak menyatu dengan dua sisi bangunan. Courtyard yang juga berfungsi sebagai penghubung antarruang ini juga tetap terlihat segar berkat adanya kolam ikan dan penanaman pohon di kedua sisinya.

    5. Kolam Renang di Area CourtyardCourtyard sebagai kolam renang, karya The Blonde Abroad // home-designing.com

    Mengusung konsep Morrocan style, courtyard dengan kolam renang sangat stylish untuk diterapkan di rumah. Konsep Maroko sendiri tampak jelas melalui pemilihan warna dominasi putih, abu-abu, dan hijau. Pola keramik, jenis kursi, dan taman keringnya juga menjadi penguat konsep yang tepat. Menerapkan desain courtyard seperti ini tentu akan membuat pengalaman bersantai di rumah menjadi seperti liburan di vila mewah.

    6. Santai di Hammock dengan Nuansa Hutan TropisCourtyard nuansa hutan tropis, karya Gaudenzi // home-designing.com

    Sebagai area santai, courtyard bisa dilengkapi dengan hammock. Selain itu, agar pengalaman bersantai menjadi lebih nyaman, tanami courtyard dengan ragam tumbuhan seperti semak, pohon, dan tanaman rambat. Ciptakan suasana yang sangat alami bak di hutan tropis. Konsep ini akan membuat courtyard tampil lebih menarik dan cocok untuk area berkumpul keluarga maupun bersama teman-teman.

    7. Desain Courtyard dengan Dua Taman

    Courtyard dua taman, karya Jared Della Valle // home-designing.com

    Courtyard yang juga difungsikan sebagai koneksi antar ruang kerap didesain dengan jalan setapak di tengahnya. Kemudian, di kedua sisinya dibuat taman dengan peran yang berbeda. Satu sisi hanya untuk area hijau, sedangkan sisi lainnya untuk area bersantai.

    8. Courtyard dengan Pulau di Tengah KolamCourtyard megah sebagai pusat area sirkulasi karya Wallflower // home-designing.com

    Menjadikan courtyard sebagai kolam renang tentu hal biasa. Namun agar tampil lebih menarik, buatlah pulau di tengah kolam tersebut. Konsep pulau diwujudkan dengan area hijau berupa rumput dan ditanami pohon Plumeria. Pohon Plumeria memiliki percabangan yang indah sehingga membuat tampilan courtyard lebih estetik.

    Menarik bukan, inspirasi berbagai desain courtyard di atas? Jangan ragu melibatkan sentuhan ide pribadi agar menghasilkan desain yang lebih autentik. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menentukan desain courtyard yang tepat. Misalnya saja, soal pencahayaan matahari. Hal ini penting dipertimbangkan khususnya jika menggunakan elemen tanaman sebagai komponen utama.

    ARSITAG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.