Suka Ngemil? Ikuti 3 Tips ini Agar Tetap Sehat dan Tak Gemuk

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makan buah-buahan. Shutterstock

    Ilustrasi makan buah-buahan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi Anda yang memiliki kebiasaan ngemil atau makan camilan ada beberapa yang harus diperhatikan. Camilan yang dipilih harus sehat dan memperhatikan jumlah serta frekuensinya. Pasalnya, ada beberapa camilan yang tidak menguntungkan karena hanya membuat berat badan naik dan gula darah meningkat.

    Kriteria camilan yang tidak sehat adalah makanan yang rendah nutrisi, namun tinggi kalori. Camilan ini juga biasanya tinggi lemak jenuh, gula, dan garam. Misalnya, donat, keripik kentang, popcorn, nugget ayam, dan biskuit keju. 

    Namun, Anda tak perlu khawatir ngemil sehat itu mudah! Ikuti tips berikut ini supaya waktu kudapan Anda benar-benar bermanfaat. 

    1. Jumlah
    Secara umum, camilan yang disarankan adalah yang mengandung sekitar 200 kalori dan setidaknya 10 gram protein. Protein penting agar Anda kenyang sampai jadwal makan utama berikutnya. Jadi Anda tidak akan mencamil terlalu sering maupun terlalu banyak.

    Ilustrasi salad buah (pixabay.com) 

    2. Frekuensi
    Seberapa sering Anda harus ngemil bergantung pada aktivitas sehari-hari dan porsi makan utama Anda. Jika Anda termasuk orang yang aktif, mungkin butuh cemilan hingga 2-3 kali per hari. Sementara untuk mereka yang sedenter atau minim gerak, satu kali jadwal mencamil saja sudah cukup. 

    3. Jenis
    Utamakan cemilan sehat seperti buah, sayur, gandum utuh, dan susu rendah lemak. Batasi makanan atau minuman yang mengandung gula dan garam tambahan. Ingat juga bahwa buah-buahan segar lebih baik daripada minuman rasa buah karena biasanya minuman tersebut mengandung gula yang tinggi. 

    SEHATQ 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.