Tebak Jenis Kelamin Bayi Shandy Aulia, Bisa dari Bentuk Perut?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shandy Aulia. Instagram.com/@shandyaulia

    Shandy Aulia. Instagram.com/@shandyaulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Kehamilan Shandy Aulia memasuki usia 37 minggu. Artinya, dua atau tiga minggu lagi dia akan melahirkan. Bintang film Eiffel I’m in Love itu membuat banyak orang penasaran akan jenis kelamin bayi yang dikandungnya. 

    Dalam unggahannya di Instagram, Rabu, 22 Januari 2020, dia memamerkan perutnya yang membuncit dan mengajak pengikutnya menebak jenis kelamin bayinya.

    I can’t keep calm. Baby @shandydavidlittlejoy loading 95%. Guess! Baby boy or girl?” tulis dia di keterangan foto.

    Banyak yang menebaknya berdasarkan bentuk perut Shandy. ”Girl” kata Sandra Dewi menebak, dengan tambahan emotikon hati.

    “Baby cowok ni, perutnya lonjong,” tulis pemilik akun @naryati81.

    “Aku pas hamil pusarnya juga gitu, Kak. Alhamdulillah dapat anak cewek,” akun @feby_agustia menulis di kolom komentar.

    Benarkan bentuk perut ibu saat hamil bisa menunjukkan jenis kelamin bayi?

    Menurut laman Sehatq, perut ibu hamil bentuknya berbeda-beda. Ada yang bentuknya bulat seperti bola atau buah semangka. Biasanya ini terjadi pada kehamilan pertama, namun juga bisa terjadi perubahan bentuk seiring pertambahan usia janin dan posisi janin dalam kandungan.

    Ada juga yang perut yang melebar. Ini bisa menjadi tanda bahwa janin Anda berada dalam posisi melintang, bukan dengan kepala menghadap ke atas atau ke bawah. Namun, Anda harus waspada dengan posisi ini karena ketika mendekati waktu persalinan kepala janin harus berada di bawah. 

    Sebagian wanita memiliki perut gantung ketika hamil. Pada kehamilan kedua atau ketiga, otot-otot dan ligamen yang menyokong rahim akan meregang dan melemah sehingga membuat perut Anda menjadi lebih rendah. Masalah terbesar pada ibu hamil dengan kondisi perut gantung adalah banyaknya tekanan pada punggung bagian bawah.

    Lalu ada yang bentuk perutnya tinggi karena memiliki otot perut yang kuat. Otot-otot tersebut mampu menyokong rahim dan berat bayi. Ini bisa membuat perut ibu terlihat lebih menjulang naik.

    Ukuran dan bentuk perut ibu hamil kadang dipercaya masyarakat dapat memprediksi jenis kelamin bayi Anda. Mungkin Anda pernah mendengar mitos jika perut ibu hamil nampak gantung dan bulat, maka ia mengandung bayi laki-laki. Sementara, jika perut nampak tinggi dan melebar maka ia mengandung bayi perempuan. Padahal bentuk dan ukuran perut saat hamil tidak dapat menunjukkan jenis kelamin bayi.

    Terlepas dari apa pun jenis kelamin janin, jika ini merupakan kehamilan pertama atau Anda memiliki otot perut yang kuat, posisi janin bisa terletak lebih tinggi karena dinding perut tidak begitu melar. Sedangkan jika ini bukan kehamilan pertama, dinding perut Anda mungkin sudah meregang sehingga membuat benjolan perut sedikit lebih rendah. 

    Tak hanya itu, ukuran dan posisi janin juga dapat memengaruhi bentuk perut ibu hamil. Misalnya, ketika bayi bergerak ke area panggul, maka bisa membuat benjolan perut menjadi lebih rendah. 

    Bahkan tinggi badan juga memengaruhi bentuk perut ibu hamil. Jika Anda tergolong tinggi, maka benjolan perut cenderung ke depan. Sementara, jika Anda termasuk pendek maka benjolan perut lebih melebar ke samping. 

    Ini membuktikan bahwa bentuk perut ibu hamil tidak dapat memprediksi jenis kelamin bayi. Oleh sebab itu, untuk mengetahui jenis kelamin bayi yang sesungguhnya, tentu Anda harus melakukan pemeriksaan USG bukan melihat dari bentuk perut. Biasanya  jenis kelamin janin sudah bisa terdeteksi pada usia kehamilan 16 minggu melalui USG.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.