Jerawat di Jidat Tak Hanya karena Rambut Kotor, Ini Penyebab Lain

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi jerawat poni. shutterstock.com

    Ilustrasi jerawat poni. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu area wajah yang paling sering ditumbuhi jerawat adalah dahi atau jidat. Yang bikin kesal, sering kali munculnya dalam jumlah banyak. Terkadang, di bagian atasnya juga terdapat nanah yang terkumpul sehingga menjadi sedikit berwarna putih. 

    Peningkatan produksi minyak atau sebum di area jidat menjadi faktor utama munculnya jerawat di jidat. Normalnya, minyak diproduksi untuk melindungi kulit. Namun, jika terjadi produksi berlebih pada minyak, pori-pori dapat tersumbat bersamaan dengan kotoran dan sel kulit mati yang memicu bakteri sehingga menyebabkan timbulnya jerawat.

    Peningkatan produksi minyak ini umumnya dipicu oleh perubahan hormon, stres, dan obat-obatan tertentu. Selain itu, terdapat beberapa hal yang dapat memicu munculnya jerawat di jidat.

    1. Pubertas

    Peningkatan kadar hormon yang terjadi pada masa pubertas dapat meningkatkan produksi minyak di kulit, termasuk area dahi. Hal ini tentu bisa menyebabkan terbentuknya jerawat. Bahkan dahi menjadi lokasi paling umum munculnya jerawat pada masa pubertas.

    2. Rambut yang kotor

    Rambut juga dapat menjadi sumber jerawat di jidat. Jika Anda memiliki rambut yang kotor, berminyak, dan jarang dicuci maka minyak dan kotoran rambut dapat menempel di jidat. Selanjutnya, pori-pori pun bisa tersumbat dan menyebabkan munculnya jerawat di jidat.

    3. Produk penataan rambut

    Produk penataan rambut, seperti halnya pomade, minyak, dan gel dapat memicu munculnya jerawat di jidat. Produk-produk tersebut umumnya mengandung minyak kelapa yang membuat kulit kepala dan jidat Anda lebih berminyak sehingga rentan terkena jerawat.

    4. Sering menyentuh jidat

    Sering menyentuh jidat secara tidak sengaja maupun sengaja dengan tangan yang kotor bisa memicu munculnya jerawat pada jidat. Jari-jari tangan menyimpan minyak dan bakteri yang bisa masuk ke dalam pori-pori ketika Anda menyentuhnya.

    5. Iritasi kulit

    Menggunakan riasan tertentu atau aksesoris seperti topi dan ikat kepala dapat mengiritasi dahi, terutama jika kulit Anda sensitif. Iritasi kulit yang terjadi pun bisa memicu munculnya jerawat di jidat Anda.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.