Jarang Curhat dengan Pasangan Tanda Hubungan Bermasalah, Jangan Abai Simak 7 Lainnya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan. Unsplash/

    Ilustrasi pasangan. Unsplash/

    TEMPO.CO, Jakarta - Tidak ada aturan khusus yang dapat memandu Anda dan pasangan untuk membuat hubungan yang sempurna. Setiap hubungan memiliki pasang surutnya sendiri. Bahkan jika Anda berbagi ikatan yang kuat dengan pasangan Anda, ada saat-saat ketika muncul hal-hal yang mungkin tidak berjalan seperti yang Anda harapkan. Meski baik untuk bersikap positif demi hubungan Anda, tetapi terlalu optimis dan terlalu percaya diri pun dapat menyebabkan banyak masalah juga.

    Pikirkan situasi di mana pasangan Anda mendatangi Anda dan mengatakan bahwa ia tidak lagi tertarik untuk mempertahankan hubungan ini. Bukankah itu mengejutkan bagi Anda? Untuk menyelamatkan Anda dari situasi seperti itu, ada beberapa tanda bahaya dalam suatu hubungan, yang tidak boleh Anda abaikan, seperti dilansir dari laman Boldsky berikut ini. 

    1. Anda tidak membahas tentang masalah masing-masing
    Hubungan yang sehat adalah hubungan di mana pasangan mendiskusikan masalah satu sama lain dan mencari solusi. Jika Anda sedang melalui fase di mana Anda dan pasangan berhenti berbicara tentang masalah satu sama lain, maka itu adalah tanda bahwa ada sesuatu yang salah dalam hubungan Anda. Bahkan, bisa ada contoh di mana pasangan tidak lagi meminta saran Anda atau hanya mengabaikan pendapat Anda. Daripada mengabaikan masalah ini, Anda perlu duduk dan berbicara dengan pasangan Anda.

    2. Ada perselingkuhan finansial dalam hubungan Anda
    Perselingkuhan finansial dengan pasangan Anda sendiri adalah masalah serius. Sebagai pasangan, Anda harus memercayai dia dalam hal uang. Tetapi jika Anda menemukan bahwa dia menyembunyikan pengeluarannya dan tidak ingin membahas kebiasaan belanja, maka mengabaikan masalah ini mungkin akan merugikan hubungan Anda. Meskipun benar-benar baik untuk memiliki kemandirian finansial dalam hubungan Anda, memiliki perselingkuhan finansial mengatakan bahwa Anda ingin memiliki tujuan keuangan yang berbeda.

    3. Pasangan membuat rencana tanpa melibatkan Anda
    Sebagian besar pasangan umumnya menghabiskan waktu bersama tetapi ada kalanya mereka tidak memiliki rencana serupa. Sementara salah satu pasangan mungkin ingin tinggal di rumah, pasangan yang lain mungkin suka bergaul dengan teman-teman mereka. Tetapi jika ini adalah hal yang berulang, dan pasangan Anda jarang memberi tahu Anda tentang rencananya atau sebaliknya, Anda harus memperhatikan hal ini. Anda perlu mencari tahu mengapa dia  tidak lagi memasukkan Anda ke dalam rencananya. Menjadi egois dan berpikir bahwa itu bukan urusan Anda dapat memengaruhi hubungan kelak.

    4. Tidak percaya satu sama lain
    Kepercayaan adalah dasar dari semua hubungan dan satu hal yang mengintegrasikan dua individu bersama. Tetapi jika Anda merasa tidak nyaman dalam mempercayai pasangan Anda untuk sesuatu atau sebaliknya, maka ada beberapa masalah serius yang mungkin Anda abaikan. Hubungan tidak hanya tentang percakapan ringan atau terlibat dalam tindakan seksual. Sebenarnya, ini tentang saling percaya dan mengandalkan secara emosional juga. Jadi, jika ada masalah kepercayaan antara Anda dan pasangan, maka sudah saatnya Anda harus mencari cara untuk memperbaikinya.

    5. Kurangnya keintiman antara Anda dan pasangan
    Keintiman bukan hanya soal berhubungan seks. Ini juga tentang pelukan, ciuman atau hanya berpegangan tangan. Tetapi jika Anda mengalami situasi di mana berhubungan seks dengan pasangan adalah satu-satunya cara untuk berhubungan dengan mereka, maka istirahatlah, berhenti sejenak dan pikirkan ke mana hubungan Anda selanjutnya. Jika Anda tidak mengatasinya, hubungan Anda juga mungkin menemui jalan buntu.

    6. Tidak saling menghormati
    Saling menghormati dan memahami adalah beberapa faktor yang menentukan fondasi setiap hubungan. Untuk pasangan, sangat perlu untuk saling menghormati satu sama lain. Tetapi jika Anda lebih mementingkan ego Anda dan selalu putus asa untuk membuktikan diri tepat di depan pasangan Anda atau sebaliknya, maka waktu untuk memikirkan kembali apa yang Anda lakukan terhadap hubungan Anda.

    7. Bersikap baik satu sama lain
    Umumnya, pasangan cukup bermurah hati satu sama lain. Seperti Anda dapat membayar tagihan pasangan Anda dan tidak akan berpikir dua kali sebelum membantu pasangan Anda dengan sejumlah uang. Namun, masalah muncul ketika Anda tidak ingin bermurah hati kepada pasangan Anda. Anda mungkin merasa bahwa Anda tidak boleh menghabiskan satu sen pun untuk pasangan Anda karena ia berpenghasilan sendiri. Jika ada situasi seperti itu dalam hubungan Anda, maka Anda harus memikirkan bagaimana cara meneruskannya.

    8. Tidak ada pembicaraan yang berarti
    Untuk memastikan apakah Anda dan pasangan berada di frekuensi yang sama, harus ada percakapan yang bermakna dalam hubungan Anda. Tetapi jika Anda dan pasangan menemukan alasan untuk menghindari komunikasi yang efektif, maka ada sesuatu yang salah. Tanpa komunikasi, Anda tidak akan dapat mengetahui akar penyebab masalah atau menyelesaikannya.

    Tak ada satu ukuran untuk cinta, sebab itu setiap pasangan perlu melakukan upaya yang berbeda dalam hubungan mereka. Mengabaikan masalah dalam hubungan Anda tidak hanya akan memperburuk situasi tetapi juga akan membuat kesalahpahaman antara Anda dan pasangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.