Retina Rusak dan 5 Alasan Stop Mainan Ponsel Sebelum Tidur Malam

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ponsel dapat meningkatkan depresi. theconversation.com

    Ilustrasi ponsel dapat meningkatkan depresi. theconversation.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian besar dari kita tak bisa lepas dari telepon seluler. Mulai dari membuka mata di pagi hari hingga saat Anda tidur, ibu jari Anda terus bergulir dan mata Anda tetap terpaku pada layar. Apalagi, waktu sebelum Anda tidur adalah waktu terbaik untuk mengecek media sosial Anda atau mulai mengecek email kantor Anda.

    Namun, para ahli dan penelitian kesehatan mengungkapkan bahwa apa yang kebiasaan itu dapat membahayakan kesehatan Anda. Meskipun Anda mungkin berpikir bahwa memeriksa pesan dan meme melalui akun Instagram dapat membantu Anda lebih cepat tertidur, menggunakan ponsel di malam hari di tempat tidur di malam hari hanya akan berdampak negatif pada penglihatan dan kesehatan mata Anda secara keseluruhan.

    Cahaya biru yang dipancarkan ponsel tajam pada malam hari. Itu tidak hanya mempengaruhi penglihatan Anda tetapi juga produksi hormon melatonin, yang bertanggung jawab untuk tidur. Melansir laman Boldsky, berikut ini alasan mengapa Anda harus meninggalkan ponsel Anda di ruangan lain sebelum tidur.

    1. Mempengaruhi durasi tidur
    Cahaya biru yang dipancarkan oleh ponsel memengaruhi produksi melatonin. Melatonin adalah salah satu hormon yang membantu seseorang untuk tidur dan mengatur siklus tidur. Penggunaan ponsel secara teratur di malam hari sebelum tidur dapat menyebabkan kurang tidur karena pikiran Anda mungkin terlalu bersemangat atau diaktifkan. Selain itu, keinginan kompulsif untuk memeriksa telepon Anda, menggulir dan menyegarkan dapat menyebabkan penundaan waktu tidur dan mengurangi waktu tidur total.

    2. Merusak retina
    Cahaya biru yang dipancarkan oleh ponsel, lebih khusus lagi smartphone memiliki panjang gelombang terpendek yang lebih berkedip-kedip. Ini mempengaruhi penglihatan dan dalam jangka waktu yang lama, bahkan dapat merusak retina. Menurut American Macular Degeneration Association, cahaya biru yang dipancarkan dari telepon menyebabkan kerusakan pada retina yang bisa permanen dan menyebabkan degenerasi makula.

    3. Peningkatan risiko depresi
    Menatap ponsel saat Anda seharusnya tidur tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental Anda. Ketika cahaya biru dari layar ponsel mengganggu hormon dan pola tidur, Anda juga menjadi rentan terhadap depresi. Selain itu, tingkat energi yang rendah di siang hari, dikombinasikan dengan pemikiran karena kurang tidur juga dapat memicu rasa lemah emosional dan mental.

    4. Risiko kanker lebih tinggi
    Asosiasi Kesehatan Dunia menyatakan bahwa ponsel dapat menjadi penyebab kanker bagi manusia karena memancarkan radiasi elektromagnetik yang telah dikaitkan dengan jenis kanker tertentu. Paparan sinar biru yang berkepanjangan dan pengaruhnya pada siklus tidur telah terbukti meningkatkan risiko kanker payudara dan prostat.

    5. Mempengaruhi memori Anda
    Bertolak belakang dengan namanya sebagai ponsel 'pintar', eksposur berlebihan pada gadget ini dapat memengaruhi otak Anda. Penggunaan telepon malam dan tidur yang terganggu membuat otak Anda tidak dapat memperbaiki koneksi yang rusak pada siang hari - salah satu alasan utama mengapa Anda tidak dapat berpikir jernih setelah malam tanpa tidur.

    6. Merusak mata
    Ketika gelap dan Anda memiliki cahaya biru dari ponsel yang langsung mengenai mata, menyebabkan mata tegang dan sakit. Ketika ini berlangsung lama, bisa merusak penglihatan secara permanen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.