Ulang Tahun Kawa, Andien Kampanye Cegah Stunting di NTT

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Andien bersama putranya Anaku Askara Biru alias Kawa di antara instalasi sampah plastik dalam pameran Laut Kita Masa Depan Kita di Senayan City, Jakarta, 28 November 2019. TEMPO/Nurdiansah

    Penyanyi Andien bersama putranya Anaku Askara Biru alias Kawa di antara instalasi sampah plastik dalam pameran Laut Kita Masa Depan Kita di Senayan City, Jakarta, 28 November 2019. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Seperti tahun-tahun sebelumnya, penyanyi Andien Aisyah dan suami Irfan Wahyudi atau Ippe memiliki cara khusus untuk merayakan ulang tahun sang buah hati, Anaku Askara Biru atau yang biasa disapa dengan Kawa.

    Tahun ini, Kawa yang ulang tahun le-3 pada 7 Januari, juga dirayakan berbeda. Mereka membuat project berbagi untuk anak-anak di NTT. Andien bekerjasana dengan platform crowdfunding untuk menggalang donasi yang akan disumbangkan untuk anak-anak di NTT. Selain berdonasi, Andien juga turun langsung bekerjasama dengan LSM 1000 Hari ke NTT dan melakukan kampanye mengenai pentingnya 1000 hari pertama untuk mencegah stunting.

    Isu stunting memang sedang menjadi perhatian pemerintah mengingat Indonesia masuk ke 5 besar negara dengan angka stunting tertinggi di dunia. Angka paling besar ada di NTT dimana 1 dari 3 anak terdeteksi stunting.

    Dalam video di fitur Instagram TV, Andien membagikan ceritanya di Dusun Watu Langkas dan Wae Kesambi. Selain berbagi cerita, Andien bersama sang suami dan Kawa juga berbagi makanan dengan gisi seimbang, selimut cerdas, dan cemilan sehat khas Indonesia yakni tempe.

    "Enggak pernah nyangka bisa datang ke sebuah dusun dimana beberapa di antara mereka bahkan nggak tahu tanggal lahir anaknya, nggak tahu artinya porsi, bahkan ketika ditanya sudah makan sayur atau belum mereka bilang makan nasi pakai kuah mi," tulis Andien.

    Andien merasa bahagia bisa merealisasikan sesuatu yang berkelanjutan dan berharap semoga langkah kecil yang ia lakukan bisa membawa perubahan besar. "Senang akhirnya bisa merealisasikan sesuatu yang sustain bareng 1000 Hari yang terus konsisten setiap enam minggu datang ke NTT untuk memantau stunting," tulis Andien mengakhiri keterangan video.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.