Berisiko, Jangan Berikan Garam dan Lima Hal Ini pada Bayi Anda

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi garam. Shutterstock

    Ilustrasi garam. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Siapa pun akan senang begitu menjadi ibu. Tapi ketika bayi memasuki usia enam bulan, Anda punya pekerjaan rumah setiap hari untuk memberikan menu makanan bergizi padanya. Mungkin Anda akan membuat kekeliruan karena bagaimanapun bayi-bayi ini lahir tanpa buku pedoman.

    Ada banyak alasan mengapa Anda sebaiknya menyeleksi makanan yang akan dikonsumsi bayi. Mereka berisiko tinggi tersedak hingga rentan terinfeksi kuman. Kondisi ini sebenarnya bisa dialami anak berusia berapa pun, tapi risikonya lebih tinggi pada bayi.

    Dilansir dari Times of India, Senin, 6 Januari 2020, berikut enam makanan yang sebaiknya tidak diberikan pada bayi.

    1. Gula

    Bayi tidak perlu gula dalam makanan mereka sampai usia setahun. Alasannya, makanan sudah cukup memenuhi kebutuhan gula mereka yang masih sedikit. Menambahkan gula dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti kerusakan gigi, obesitas, diabetes dan membuat bayi Anda malas.

    2. Garam

    Menurut beberapa organisasi kesehatan, bayi sebaiknya tidak diberi garam. Air susu ibu atau ASI memiliki jumlah natrium yang cukup yang dibutuhkan oleh si kecil Anda. Penambahan garam pada tahun-tahun awal dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti batu ginjal, tekanan darah tinggi, tulang rapuh dan dehidrasi.

    3. Madu

    Orang tua zaman dahulu mungkin senang memberikan madu pada bayi. Tapi itu sebenarnya tidak boleh dilakukan. Sebab, madu terkadang mengandung bakteri yang tidak bisa ditoleransi oleh sistem pencernaan bayi.

    4. Susu sapi

    Memang susu sapi itu sehat, tetapi tidak untuk bayi yang baru lahir. Menurut American Academy of Paediatrics, bayi tidak boleh diberi susu sapi sampai usia 1 tahun. Ini karena sistem pencernaan bayi Anda tidak dapat menangani tingkat tinggi protein, natrium dan kalium yang ada dalam susu sapi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.