Gaun Pengantin Termahal Dibanderol Rp209 Miliar, Istimewanya?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaun pengantin karya perancang mesir Hany El-Behairy ini dibanderol Rp 209 miliar (Instagram @hanyelbehairy)

    Gaun pengantin karya perancang mesir Hany El-Behairy ini dibanderol Rp 209 miliar (Instagram @hanyelbehairy)

    TEMPO.CO, Jakarta - Peragaan busana perancang Mesir Hany El-Behairy selalu penuh kejutan. Selain bertabur bintang di barisan depan, ia juga selalu menutup acara dengan gaun istimewa. 

    Tahun ini, pergelaran digelar menjelang Natal di Kairo. Seperti biasanya, perancang pakaian malam ini menutup acara dengan gaun pengantin yang indah, dimodelkan oleh aktris Mesir Mai Omar, mengutip laporan Arab News, Selasa, 31 Desember 2019.

    Gaun itu dibanderol 15 juta dolar atau setara sekitar Rp209 miliar. Kenapa semahal itu? Ternyata gaun ini dihiasi ratusan berlian dan batu permata kecil-kecil.

    Aktris "Rayah El-Madam" itu mengenakan gaun berkilau, tinggi-rendah, yang terlihat seperti gaun mini di bagian depan dan panjang menjuntai di belakang, dengan kerudung yang dihiasi bintang yang serasi.

    Rok bertatahkan berlian itu masuk dalam daftar gaun pengantin terkenal lainnya yang mahal, seperti gaun seharga 1 juta dolar buatan Victoria Swarovski, dan gaun Givenchy Kim Kardashian West bernilai 500.000 dolar dari Riccardo Tisci.

    Gelar gaun pengantin paling mahal yang sebelumnya milik kolaborasi 2006 antara desainer Renee Strauss dan Martin Katz, yang mencolok berlapis berlian 150 karat, dihargai 12 juta dolar.

    Ini bukan pertama kalinya desainer Mesir berangkat untuk menciptakan gaun pengantin termahal di dunia.

    Pada 2017, El-Behairy membuat baju pengantin berhias berlian dan ditampilkan oleh aktris Mesir Yousra El-Lozy, yang nilainya diperkirakan 4 juta dolar.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.