Kaleidoskop Tren Perhiasan 2019, Model Klasik Hingga Stacking

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi aneka perhiasan. Unsplash.com/Tom Quandt

    Ilustrasi aneka perhiasan. Unsplash.com/Tom Quandt

    TEMPO.CO, Jakarta - Tren gaya hidup selalu berubah dari tahun ke tahun. Tak hanya fashion, perhiasan pun mencuri perhatian di kalangan perempuan. Namun tren perhiasan makin ke sini telah bertransformasi tak melulu memiliki gaya serba mewah dan glamor. Sebaliknya, kaum perempuan justru mencari perhiasan dengan desain unik.

    Nah, untuk mengingatkan kembali memori Anda pada tren perhiasan yang sempat digemari di tahun 2019, simak kaleidoskop tren perhiasan dari beberapa label perhiasan berikut ini.

    1. Klasik tak lekang zaman
    Perhiasan klasik tak pernah lekang oleh zaman. Pernyataan tersebut dibuktikan oleh General Manager The Palace Jewelry Jelita Setifa , menurutnya perhiasan yang banyak diminati di 2019, adalah koleksi perhiasan klasik dengan sentuhan kekinian. "Jika sebelumnya, jenis perhiasan yang masuk dalam kategori klasik, ditawarkan dengan design yang sederhana, di 2019 The Palace menghadirkan ragam pilihan cincin berlian klasik yang berbeda. Tetap menonjolkan berlian sebagai pusat perhatian utama, tapi dengan akses detail dan berkarakter sebagai pembedanya," ucapnya.

    Jenis perhiasan yang banyak dicari konsumen The Palace khususnya untuk pelanggan yang baru pertama ingin memiliki perhiasan, adalah jenis cincin. Baik cincin yang digunakan untuk menunjang penampilan sehari, termasuk juga cincin tunangan dan cincin kawin. "Model cincin yang diminati dan masuk dalam kategori desain klasik sepanjang masa, adalah cincin dengan desain Solitaire, sebuah model cincin yang menggunakan sentuhan satu butir berlian," ucapnya.

    Senada dengan Jelita, Co-Founder Sandra Dewi Gold Jennifer Heryanto juga mengatakan model yang tren di tahun 2019 masih digemari model klasik, simple, dan everlasting. "Seperti misalnya model-model solitaire dan tema princess yang simple tapi tetap terlihat manis dan indah," ucap Maharlina saat dihubungi Tempo.co, Kamis 26 Desember 2019.

    Begitupun dengan yang dikatakan General Manager Frank & Co Jewellery Tanya Alissia. Dia melihat selama tahun 2019 customer lebih banyak meminati perhiasan klasik seperti berlian solitaire dan solitaire plus. "Perhiasan solitaire adalah perhiasan yang menggunakan sentuhan satu batu berlian sebagai pusatnya. Sedangkan solitaire plus adalah perhiasan dengan menggunakan batu solitaire di tengah yang dikelilingi oleh beberapa berlian solitaire lainnnya, biasanya dalam bentuk cincin ataupun liontin,"

    Namun bagaimana dengan segmen wanita dewasa, Founder Wanda House of Jewels Wanda Ponika mengatakan di tahun 2019 masih tren perhiasan kalung, sementara untuk aksesoris yang menjadi primadona bros. "Untuk yang mature, banyak mencari bros multifungsi yang bisa dijadikan kalung sekaligus bros. Tapi tergantung segmen juga, ada yang tetap menyukai kalung," kata Wanda saat ditemui beberapa waktu lalu.

    2. Milenial simpel
    Perhiasan tak hanya milik perempuan dewasa, tapi di era sekarang para milenial juga mulai tertarik karena model perhiasan yang semakin simpel dan minimalis. Co-Founder Sandra Dewi Gold Jennifer Heryanto mengatakan untuk milenial di tahun 2019 dominasi warna white gold dan kombinasi rose gold masih digemari mereka. "Selain itu milenial juga suka sesuatu yang personalized, misalnya seperti model alfabet karena mereka bisa padu padankan sesuai pribadi/karakter mereka," ucap Maharlina.

    Sementara menurut General Manager The Palace Jewelry, Jelita Setifa mengatakan perhiasan yang diminati milenial tentu lebih minimalis dan juga berkarakter. Sebagai contoh Jelita pernah meluncurkan koleksi Nusantara sebuah kolaborasi dengan Samuel Wattimena, mendapatkan respons yang sangat baik.

    Lain lagi menurut General Manager Frank & Co Jewellery, Tanya Alissia. Dia mengatakan jenis perhiasan yang diminati milenial lebih menyukai produk-produk Frank & Co yang ikonik seperti kalung Bambina yang melambangkan logo Deer Frank & Co.

    "Koleksi ini hadir dengan sentuhan batuan amethyst berwarna pink, serta seri Lovely berupa kalung berlian berbentuk hati dan seri Lustra berupa liontin yang juga berbentuk hati dengan sentuhan mother of pearl berwarna pink," ucapnya.

    Sementara itu jenis perhiasan yang banyak dicari pecinta perhiasan yang berkunjung ke Frank & Co biasanya mereka mencari berupa cincin atau liontin dan kebanyakan mereka mencari sesuatu yang mudah di padu padankan dengan busana yang mereka kenakan.

    3. Stacking stylish
    Tidak hanya klasik dan milenial, model stacking juga termasuk dicari oleh konsumen atau pecinta perhiasan.  Teknik stacking atau menumpuk dalam artian memakai beberapa perhiasan sekaligus yang memang bisa diandalkan agar penampilan Anda tampak beda.

    Co-Founder Sandra Dewi Gold Jennifer Heryanto mengatakan jika model-model stacking dan multifungsi (seperti 2in1, 3in1, 4in1) juga sangat digemari. "Karena hanya dengan 1 jewellery mereka bisa tampil dalam beberapa looks berbeda. Stacking batu berwarna mulai banyak digunakan," ucapnya.

    Dalam teknik stacking, Founder Wanda House of Jewels Wanda Ponika mengatakan hal pertama yang harus diperhatikan adalah kesederhanaan perhiasan yang akan dipakai. Jika Anda akan memakai kalung, pastikan kalung tersebut memiliki ukuran yang 'harmonis'. "Kalau cincin model stacking yang dipakai di semua jari sampai jempol juga disusun menjadi dua tumpuk dua," imbuhnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.