Alasan Menyentuh Ratu Elizabeth II Tak Jenguk Suami saat Sakit

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratu Elizabeth II mengenakan perhiasan zamrud. (Instagram @theroyalfamily)

    Ratu Elizabeth II mengenakan perhiasan zamrud. (Instagram @theroyalfamily)

    TEMPO.CO, Jakarta - Suami Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip, dirawat di rumah sakit selama empat malam karena penyakit lamanya. Tapi sekarang dia telah keluar untuk merayakan Natal bersama keluarga Kerajaan Inggris di Sandringham, sesuai tradisi.

    Duke of Edinburgh yang berusia 98 tahun itu meninggalkan Rumah Sakit King Edward VII di London sehari menjelang Natal 2019.

    Selama dirawat, tak satu pun anggota kerajaan menjenguk Pangeran Philip, bahkan istrinya sendiri. Hal itu menimbulkan pertanyaan di benak publik. Namun, pakar kerajaan Victoria Arbiter menjelaskan di Twitter mengapa keluarga Kerajaan Inggris tidak saling mengunjungi ketika ada yang dirawat di rumah sakit.

    "Setelah melihat beberapa komentar mengerikan tentang Ratu berada di Sandringham ketika Pangeran Philip di rumah sakit, saya ingin mencoba menambahkan sedikit perspektif,” dia menulis.

    Menurut Victoria, umumnya  bangsawan tidak saling mengunjungi di rumah sakit.

    “Selalu ada pengecualian tetapi pemikiran yang masuk akal pada intinya bukan kurangnya sensitivitas. Jika Ratu mengunjunginya, persyaratan keamanan saja akan sangat mengganggu,” kata dia.

    Kunjungan anggota keluarga kerajaan akan mengganggu istirahat pasien lain yang menjalani perawatan. Dan anggota kerajaan tidak ingin menambah stres pada pasien atau keluarganya.

    “Selain sangat pribadi dalam masalah medis, mereka juga ingin menghindari spekulasi lebih lanjut. Pangeran Philip dan semua bangsawan membenci segala jenis keributan dan dia ingin Ratu melanjutkan aktivitas seperti biasa, juga anggota keluarga lainnya - anak-anak, cucu."

    Kebijakan ini bukan norma dan keputusan dibuat dengan pertimbangan publik, tapi lebih ke kesadaran anggota kerajaan. Apalagi, selama ini setiap langkah yang dilakukan anggota kerajaan selalu dianalisis dan dikritik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.