Tips Diet untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Mau Coba Puasa Intermiten?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi diet. shutterstock.com

    Ilustrasi diet. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika usia mulai menginjak 50 tahun, berat badan akan mudah bertambah meskipun telah menjalani diet yang sama. Kondisi ini terjadi karena fungsi organ dan metabolisme tubuh menurun seiring dengan pertambahan usia. Perlu usaha ekstra keras untuk bisa mempertahankan bobot normal, apalagi menurunkannya. 

    KatherineTucker, profesor epidemiologi gizi di Universitas Massachusetts-Lowell, seperti dilansir MedicalDaily mengatakan, ada sejumlah cara yang bisa diterapkan, salah satunya fokus pada asupan makanan.

    Menurut dia, pada usia ini, Anda harus meluangkan waktu mempertimbangkan apa yang Anda makan, cara makan perlahan karena dapat membantu upaya penurunan berat badan.

    Hal lainnya, berhentilah mengonsumsi minuman bergula. Jauhi soda dan minuman manis lainnya dan mulailah minum lebih banyak air putih biasa. Minuman manis menjadi gerbang termudah Anda mendapatkan gula.

    Selain itu, makanlah lebih banyak buah dan sayuran karena kedua makanan ini membantu Anda mengonsumsi nutrisi yang Anda butuhkan agar tetap sehat dan bugar.

    Cara lainnya, pilihlah olahraga yang memungkinkan Anda untuk menggerakkan seluruh tubuh Anda karena dapat bekerja seperti latihan pembangkit tenaga untuk Anda.

    Puasa intermiten mungkin bisa menjadi pilihan Anda. Cara ini membuat Anda makan lebih sedikit setiap hari, menghasilkan defisit kalori dan membantu Anda menurunkan berat badan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.