Alasan Niken Anjani Belajar Silat, Tak Hanya untuk Bela Diri

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Niken Anjani. TEMPO/Charisma Adristy

    Niken Anjani. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - Niken Anjani kembali berakting dalam film terbaurnya Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI). Film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Marchella FP disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko. Dalam film bergenre keluarga ini Niken beradu akting dengan Oka Antara,Rachel Amanda, Rio Dewanto, Sheila Dara, Oka Antara, Susan Bachtiar, dan lainnya. 

    Selain bocoran film terbaru Niken Anjani yang akan tayang2 Januari 2020, mengulik keseharian perempuan berusia 32 tahun ini juga mengundang rasa penasaran. Niken mengungkapkan jika tidak ada syuting, ia menghabiskan waktu luangnya dengan olahraga, khususnya silat. "Aku tuh, selain masak senang banget olahraga. Nah, selain lari aku tuh suka banget silat," ucap Niken Anjani saat berkunjung ke kantor Tempo, Kamis 12 Desember 2019.

    Pemeran film Sarah dalam sinetron komedi Ok-Jek ini mengatakan bahwa ia sedang mempelajari silat. Bagi Niken Anjani, silat termasuk bela diri yang indah dan olahraga asli Indonesia yang wajib dilestarikan. "Gerakan silat itu indah ya, penuh seni. Aku suka banget, tidak cuma soal bela diri tapi juga belajar gerakannya yang memang indah," ucap Niken.

    Selain untuk bela diri, Niken Anjani rajin berolahraga untuk melepas penat di tengah aktivitas yang padat. "Aku sempatkan untuk latihan silat, kalau lagi full biasanya aku juga suka lari atau nge-gym," ujar pemeran Rosna di film Di Bawah Lindungan Ka'bah.

    Tentu saja, Niken Anjani boleh bertambah bangga dengan olahraga silat kegemarannya, pasalnya Pencak Silat Indonesia sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda dalam Sidang ke-14 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage yang berlangsung di Bogota, Kolombia, pada tanggal 9-14 Desember 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.