Influencer Jahit Piyama dari Selimut, Terinspirasi Produk Kim Kardashian

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Influencer Kheumani Stevenson. Instagram/@kheumani

    Influencer Kheumani Stevenson. Instagram/@kheumani

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu penggemar kreatif Kim Kardashian West telah menemukan alternatif yang lebih murah untuk membeli barang-barang dari merek SKIMS, label shapewear milik Kardashian West, dengan menciptakan kembali beberapa produk itu dengan caranya sendiri.

    Influencer Kheumani Stevenson mengunggah beberapa foto piyama yang dijahitnya sendiri di akun media sosialnya, Kamis 12 Desember 2019. Stevenson mengatakan di Twitter dan Instagram bahwa ia membuat piyama itu dari selimut seharga USD 25 atau setara dengan Rp 321 ribu, yang terinspirasi dari tiga buah produk SKIMS yang dijual dengan harga USD 268 atau Rp 3,7 juta.

    "Saya mendengar Kim K memberikan harga USD 250 untuk satu set produknya dan saya hanya membuatnya senilai USD 25 dari selimut yang saya dapatkan di Walmart," tulis Stevenson di Twitter.

    Kheumani Stevenson mengatakan dia bermaksud untuk membuat kembali piyama SKIMS dengan harga lebih murah. Dari sekian banyak pakaian loungewear SKIMS di situs webnya, Stevenson secara khusus terinspirasi oleh Cozy Collection yang baru, yang menurutnya sangat menggemaskan dan kreatif. Koleksi itu terdiri dari Cozy Knit Tank seharga UDS 52 atau Rp 727 ribu, Pants Cozy Knit seharga USD 88 atau Rp 1,2 juta, dan Cozy Knit Robe seharga USD 128 atau Rp 1,7 juta.

    Influencer Kheumani Stevenson. (Youtube)

    Namun, dia tidak menyukai harga dari setiap bagian, dan dengan cepat memperhatikan bahwa pengguna Twitter lainnya merasakan hal yang sama. Ini memotivasi dia untuk menciptakan produk yang serupa dengan harga yang lebih murah.

    "Perangkat piyama SKIMS mengingatkan saya pada selimut yang nyaman, jadi saya tahu itu akan menjadi alternatif material terbaik," kata Stevenson kepada laman Insider.

    Influencer tersebut mendokumentasikan proses penjahitannya di YouTube Chanel-nya. Sebagai penjahit yang belajar sendiri, Stevenson mengatakan bahwa dia tahu menjahit piyama akan cukup mudah untuk dibuat ulang oleh orang lain. Jadi, alih-alih menyimpan metode menjahitnya untuk dirinya sendiri, ia memfilmkan prosesnya dan membagikan rekamannya ke YouTube dengan harapan menginspirasi orang lain yang tidak mampu membeli barang yang asli.

    Meskipun mungkin terlihat rumit untuk membuat set piyama dan jubah dari awal, Stevenson membuktikan bahwa itu sebenarnya bisa sangat sederhana. Misalnya, dia menggunakan pakaian yang sudah dia miliki sebagai contoh sehingga dia yakin piyama barunya akan cocok.

    "Saya menggunakan crop top, celana piyama, dan jubah dari lemari saya," kata Stevenson. "Menggunakan sebanyak mungkin persediaan yang ada membantu mengurangi biaya pembuatan."

    Influencer Kheumani Stevenson. (Insider.com)

    Netizen tampaknya menyukai piyama buatan Stevenson, dan begitu pula dirinya sendiri. Stevenson mengatakan bahwa dia hanya memiliki kesempatan untuk mengenakan piyama di sekitar rumah beberapa kali, tetapi dia berniat untuk terus memakainya. "Ini sangat hangat, nyaman, dan sempurna untuk cuaca yang lebih dingin," kata Stevenson tentang  piyamanya.

    Di media sosial, foto-foto piyamanya mendapat banyak perhatian. Tweet Stevenson tentang kreasinya itu misalnya, telah menerima lebih dari 373.500 likes, retweet, dan balasan. Dia juga mendapatkan lebih dari 12.000 Likes di unggahan Instagram tentang proyek tersebut.

    Beberapa orang bahkan terinspirasi oleh karya Stevenson untuk membuat ulang piyama sendiri. "Saya telah mendaur ulang kantong tidur, selimut, dan pakaian tua selama beberapa tahun sekarang," kata Stevenson. "Tapi setelah aku membuat piyama ini, aku pasti menerima pujian, komentar, dan pertanyaan paling banyak."

    Menurut Stevenson, banyak orang yang ingin mencontoh jejaknya, tapi banyak juga yang yang bertanya apakah piyama buatannya itu bisa dibeli. Ia berharap kini bisa menginspirasi orang lain untuk membuat pakaian mereka sendiri. Tak lupa ia juga membagikan beberapa saran bagi mereka yang ingin membuat pakaian sendiri.

    "Kiat saya bagi siapa pun yang ingin menciptakan kembali pakaian desainer adalah dengan menambahkan bakat Anda sendiri - sehingga ketika sudah selesai hasilnya merupakan tampilan yang terinspirasi versus replika," katanya. "Dan selalu berikan penghargaan pada desainer yang memberimu inspirasi."

    Meskipun influencer belum mendapat respon dari SKIMS atau Kim Kardashian West sendiri, Stevenson mengatakan tetap menghormati istri Kanye West itu. "Kim K., produknya, dan apa yang dia wakili dalam industri fashion,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.