Tren Kecantikan 2020 dari Korea, Ginseng dan 2 Bahan Ini Jadi Favorit

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ginseng. shutterstock.com

    Ginseng. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tren perawatan kulit Korea menjadi referensi banyak orang di seluruh dunia. Mulai dari perawatan kulit 10 langkah sampai glass skin. Jelang akhir tahun 2019, tentu tren kecantikan dari Korea untuk dekade baru nanti kian dinantikan.

    Menurut pendiri Soko Glam, Charlotte Cho, wanita-wanita Korea paham betul kebutuhan perawatan kulitnya. Dia mengingat kembali kunjungannya ke Korea yang pada dasarnya mengubah kebiasaannya sendiri.

    “Semua orang mengolok-olok saya karena hanya membawa sebatang sabun dan satu pelembab. Teman-teman Korea saya seperti, "di mana sisa rutinitas perawatan kulit Anda?" Jadi saya pergi ke rumah teman saya dan dia menunjukkan lemarinya dan setidaknya ada 10 produk di sana," katanya baru-baru ini seperti dilansir dari laman Style Caster.

    Menurut Cho sejak usia muda wanita Korea tahu apa yang harus digunakan. “Mereka diajari sejak dini. Itu bagian dari gaya hidup mereka, dan pada akhirnya, Anda melihat hasilnya," katanya. "Ketika Anda benar-benar belajar untuk menggunakan masing-masing produk ini dan Anda benar-benar memasukkannya, Anda akan melihat hasilnya. Itulah sebabnya tantangan 10 langkah menjadi viral ... karena sebelum dan sesudah akan menjadi luar biasa. ”

    Cho juga memprediksi tren kecantikan Korea yang akan digemari tahun 2020.

    1. Cream skin

    Saat ini, salah satu tren yang meresap di Korea dan mungkin akan memiliki momen besar di Amerika Serikat adalah cream skin. Cho menggambarkan sebagai perpaduan antara toner dan pelembab yang tidak seberat namanya, tetapi dalam tekstur susu.

    "Berair, tetapi cukup untuk melembabkan kulit Anda," katanya. Seiring tren yang terus berkembang, merek-merek seperti Hanskin dan Laneige mulai membuat produk-produk kulit krim mereka sendiri, sehingga kita bisa mendapatkan manfaat dari teknik ini, seperti mengatur ulang pH kulit kita dan menambahkan hidrasi, tanpa harus membuat sesuatu sendiri.

    2. Centella Asiatica

    Kandungan Centella Asiatica atau yang juga dikenal "cica" semakin populer. “Polusi adalah masalah besar di Korea saat ini. Banyak orang mengeluh tentang iritasi, ”kata Cho. "Anda akan melihat Cica semakin banyak dalam produk karena orang-orang benar-benar terpengaruh olehnya."

    Jika Anda membutuhkan kulit terasa segar dengan cepat, Centella Asiatica adalah ramuan obat yang diresapi dengan satu ton asam amino, beta-karoten, dan phytochemical (alias, senyawa kimia yang diproduksi oleh tanaman). Ketiganya mencakup banyak masalah kulit, termasuk peradangan dan dehidrasi. Pertimbangkan untuk menambah kandungan ini dalam rutinitas Anda, terutama jika Anda berada di kota dengan polusi berat.

    3. Ginseng

    Ginseng juga bukan inovasi perawatan kulit baru, meskipun Cho mengatakan metode ekstraksi tertentu kemungkinan akan meningkat popularitasnya di Tahun Baru.

    “Saya akhirnya menemukan merek bernama Danahan. Mereka memanen ginseng setiap empat tahun dan memfermentasi, ”katanya. “Dan mereka mengekstrak dari biji, bukan dari akarnya. Sebagian besar merek fokus pada akar. Anda bisa memasukkan kelopak bunga ke dalam formula, tetapi itu tidak akan banyak berpengaruh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.