Jaket Kulit Ikonik di Film Grease Kembali ke Olivia Newton-John

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Olivia Newton-John mendapatkan kembali jaket dan celana kulit ikonik yang dia kenakan di film Grease. (Instagram @therealonj)

    Olivia Newton-John mendapatkan kembali jaket dan celana kulit ikonik yang dia kenakan di film Grease. (Instagram @therealonj)

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaket dan celana kulit ikonik yang dikenakan Olivia Newton-John di film Grease (1978) kembali ke tangan sang aktris. Pakaian ini sempat terjual di pelelangan pada bulan November 2019 seharga US$ 243.000 atau sekitar Rp3,4 miliar. 

    Rumah Lelang Julian mengunggah sebuah foto di Facebook menunjukkan sang aktris berusia 71 tahun itu kembali mendapatkan jaket dari seorang pria yang mukanya diburamkan.

    "Jaket ini milik Anda dan milik jiwa kolektif yang mencintai Anda, mereka yang menjadi soundtrack kehidupan Anda. Seharusnya tidak tersimpan di lemari seorang miliarder untuk jadi bahan membual di country club," kata pria itu, yang diidentifikasi oleh rumah lelang sebagai dokter dan pengusaha teknologi medis.

    Dia menggambarkan dirinya sebagai penggemar nomor satu Newton-John.

    "Ini adalah hadiah terindah, tapi sebenarnya aku berterima kasih atas kebaikan hatimu," kata Newton-John.

    Newton-John mengaku memang selalu bermimpi untuk memajang setelan itu di Pusat Riset dan Kesehatan Kanker Olivia Newton-John di Australia.

    Sementara penemu Spanx Sara Blakely yang pesta pernikahannya dihadiri oleh Olivia Newton-John membeli celana satin super ketat yang melengkapi jaket kulit di film.

    Newton-John melelang lebih dari 500 benda memorabilia untuk mengumpulkan dana bagi yayasannya setelah didiagnosis dengan kanker payudara untuk ketiga kalinya sejak 1992, Pagesix dikutip Kamis, 12 Desember 2019.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.