Cardi B Tampil Dramatis Pakai Mantel Bulu Besar di Pengadilan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cardi B. Instagram/@iamcardib

    Cardi B. Instagram/@iamcardib

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari Selasa, 10 Desember 2019, Pengadilan Kriminal Queens, New York, Amerika Serikat tampak seperti biasanya. Sampai Cardi B muncul, dengan penampilannya yang dramatis.

    Cardi B terlihat mengenakan mantel hitam tebal yang sangat besar, berlapis bulu dan bagian ekornya seperti kereta. Seolah-olah tak cukup menarik perhatian, Cardi memadupadankan mantelnya dengan stiletto hitam, kemeja putih, dan dasi.  Penampilannya sekilas terlihat simple dan chic.

    Selain itu, penampilan glam-nya juga semakin menonjol ketika ia terlihat menutup wajahnya dengan tangan, terlihat nail art berbentuk runcing dan berwarna hijau cerah. Namun makeup-nya terlihat lebih simpel.  

    Cardi B. Instagram/@iamcardib

    Cardi B berada di pengadilan sehubungan dengan percobaan kejahatan yang terjadi tahun lalu. Penyanyi Rapper dan dua orang lainnya dituduh terlibat perkelahian fisik dengan dua bartender di sebuah klub telanjang di College Point, serta merencanakan serangan terhadap seorang wanita yang, katanya, memiliki hubungan dengan suaminya, Offset.

    Pada bulan Juni, Cardi mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan. Dia juga menolak kesepakatan pembelaan yang akan mengharuskannya untuk mengaku bersalah atas pelanggaran ringan.

    Cardi B. Instagram/@iamcardib

    Menurut pengacara Cardi B, Jeff Kern, penampilan pengadilan hari ini adalah panggilan rutin. "Apa yang terjadi adalah bahwa Hakim Zayas menunda kasus ini sampai 17 Januari untuk melakukan dengar pendapat pra-persidangan yang berkaitan dengan pihak-pihak lain. Dia meminta Cardi untuk datang ke pengadilan karena persidangan tidak melibatkannya," ujarnya seperti dilansir dari laman E Online.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.