Manfaat Kentang untuk Perawatan Wajah, Atasi Flek hingga Keriput

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kupas kentang. kfetele.ru

    Ilustrasi kupas kentang. kfetele.ru

    TEMPO.CO, Jakarta - Kentang dikenal sebagai makanan sumber karbohidrat yang kaya akan kalium dan vitamin C. Makanan ini nikmat diolah menjadi beragam penganan. Di luar manfaatnya sebagai makanan, kentang juga dipercaya dapat digunakan untuk perawatan kulit. 

    Dari mencerahkan hingga mengatasi flek hitam, berikut manfaat kentang untuk perawatan kulit wajah seperti dilansir Indian Express.

    1. Pencerah kulit

    Kentang dipercaya dapat membantu mencerahkan kulit. Meskipun belum dijelaskan secara klinis, kentang mentah dapat mengatasi bintik-bintik atau flek di kulit akibat paparan sinara matahari. Bahan ini bekerja lebih baik ketika dicampurkan dengan bahan asam seperti lemon atau yoghurt sebagai masker.

    2. Mengatasi jerawat

    Jerawat umumnya disebabkan oleh peradangan kulit. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan US National Library of Medicine National Institutes of Health, ekstrak kulit kentang memiliki beberapa sifat anti-inflamasi. Tetapi, sebelum Anda mulai mengoleskannya pada wajah, yang mungkin sudah sensitif, tanyakan kepada dokter kulit Anda.

    3. Bintik gelap

    Kentang mengandung enzim pemutih kulit yang disebut katekolase sehingga dipercaya dapat membersihkan kulit dari bintik-bintik hitam.

    4. Mengurangi keriput

    Masker wajah yang terbuat dari kentang diklaim dapat mengurangi keriput dan tanda-tanda penuaan lainnya, membuat wajah bersinar, dan mengurangi hiper-pigmentasi.

    Meski memiliki segudang manfaat, ada risiko menggunakan kentang untuk perawatan kulit wajah. Masalah terbesar adalah alergi. Lakukan tes terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan ke wajah. Jika kulit Anda sensitif, Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.