Sheila Dara Suka Menggambar untuk Melepas Stres

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sheila Dara berpose saat menghadiri pemutaran perdana film Eggnoid di Jakarta, Kamis, 28 November 2019. Film fiksi ilmiah ini juga dibintangi Kevin Julio, Luna Maya, Fatih Unru, Marissa Anita, dan lain-lain. TEMPO/Nurdiansah

    Sheila Dara berpose saat menghadiri pemutaran perdana film Eggnoid di Jakarta, Kamis, 28 November 2019. Film fiksi ilmiah ini juga dibintangi Kevin Julio, Luna Maya, Fatih Unru, Marissa Anita, dan lain-lain. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Siapa pun pernah mengalami stres, termasuk aktris Sheila Dara. Bintang film Eggnoid, yang tayang mulai 5 Desember 2019, itu juga punya rutinitas pekerjaan dengan tenggat waktu yang membuat stres. Tapi dia punya cara untuk melepasnya, yaitu menggambar. 

    "Iya aku suka gambar, kaya buat bantu aku stress release, ya, kalau sudah gambarnya rasanya jadi lebih rileks," kata Sheila saat kunjungan ke kantor Tempo untuk mempromosikan Eggnoid, beberapa waktu lalu.

    Perempuan 27 tahun ini menyukai gambar-gambar yang indah dan tidak biasa ditemukan gambar lain. "Aku sebenarnya lebih suka gambar profil cewek dan aku suka yang indah-indah, tapi bentuknya aneh tapi aneh, misalnya pohon di tubuh manusia," ucap perempuan berdarah Minang dan Sunda ini.

    Bagi Sheila, gambar bisa mewakili pikiran yang selama ini sering dipendam. "Niatnya kadang kalau kita punya sesuatu yang dipendam, bisa omongan orang sesimpel ih gendutan, lama-lama toxic, waktu gambar yang mengakar bisa rusak dari dalam ke luar," ujar bintang film Ratu Ilmu Hitam dan Sabtu Bersama Bapak itu.

    Berbicara soal media gambar, Sheila mulai jarang memakai akrilik dan memilih pakai digital selaras dengan tren gambar digital. Untuk waktu kapan menggambar, ia mengaku tergantung mood yang saat itu sedang dirasakan.

    Ternyata apa yang dilakukan Sheila memang sangat bermanfaat untuk pelepasan stres atau relieve stress. Dilansir dari laman Very Well Mind, sejak beberapa dekade yang lalu, psikolog Carl Jung merekomendasikan pewarnaan mandala (desain melingkar yang dapat berisi pola atau simbol yang rumit) sebagai intervensi terapeutik yang meningkatkan kesehatan psikologis.

    Jung juga mengungkap dengan menggambar memiliki efek menenangkan pada pasiennya dan bisa memfasilitasi pemrosesan pikiran dan emosi mereka.

    Sejak saat itu, ahli terapi seni telah lama merekomendasikan praktik ini dan telah melaporkan hasil positif. Meskipun masih ada ruang untuk banyak penelitian lebih lanjut tentang menggambar, secara umum, beberapa studi telah menunjukkan kepada kita beberapa informasi penting tentang efektivitas penggunaan seni termasuk gambar untuk menghilangkan stres.

    EKA WAHYU PRAMITA | CHITRA PARAMAESTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.