Kiat Membuat Anak Doyan Makan Menurut Penelitian

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak tidak mau makan. shutterstock.com

    Ilustrasi anak tidak mau makan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak semua anak punya selera makan yang baik dan mau makan apa saja. Sebagian anak hanya mau makanan tertentu, bahkan ada saatnya mereka melakukan gerakan tutup mulut alias tak mau makan. Padahal orang tua selalu berjuang membuat anak mereka makan makanan yang sehat dan bergizi.

    Tidak peduli seberapa banyak Anda bereksperimen dengan makanan untuk membuatnya menarik dan lezat, anak Anda mungkin masih belum mau memakannya.

    Dalam situasi seperti itu, sangat jelas bagi Anda untuk mengkhawatirkan kesehatan si kecil. Nah, penelitian telah menemukan trik sederhana yang dapat memastikan bahwa anak Anda mengkonsumsi makanan sehat.

    Sesuai penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition Education and Behavior, jika Anda menyajikan makanan dengan frase nutrisi yang berpusat pada anak maka ada kemungkinan besar anak Anda akan memakannya.

    Dalam studi yang dilakukan oleh Washington State University Vancouver, para peneliti mendekati 98 keluarga dengan anak-anak antara 6 hingga 9 tahun. Selama masa studi enam minggu, anak-anak disajikan sayuran seperti tomat, paprika, lentil, dan quinoa.

    Mereka diperkenalkan dengan sayuran ini dalam tiga cara. Dalam kasus pertama, mereka berulang kali terpapar pada satu makanan, yang kedua mereka terpapar makanan dengan frase nutrisi yang berpusat pada anak dan dalam kasus ketiga, dua makanan disajikan tanpa intervensi.

    Pada akhir penelitian, ditemukan bahwa ketika anak-anak diberi makanan sehat dengan semacam ungkapan motivasi mereka mencobanya. Apa itu frase yang berpusat pada anak? Alih-alih mengatakan bahwa sayuran baik untuk kesehatan Anda, Anda harus lebih spesifik.

    Apa yang Anda katakan di meja makan sama pentingnya dengan apa yang Anda sajikan. Jadi, sekadar memberi tahu mereka bahwa "sayuran sehat" tidak akan membantu. Anda harus memberi mereka alasan spesifik untuk hal yang sama. Anda bisa mengatakan: "Beetroot akan membantu kamu berlari cepat dan melompat tinggi." "Buah akan membuatmu lebih pintar." Jadi, jika anak Anda pemilih makanan dan Anda berjuang setiap hari maka cobalah trik ini. 

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.