6 Cara Simpel Menghilangkan Kerutan di Bawah Mata

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata wanita. Unsplash.com/Alexandra Gorn

    Ilustrasi mata wanita. Unsplash.com/Alexandra Gorn

    TEMPO.CO, Jakarta - Seiring pertambahan usia, kulit akan kehilangan elastisitasnya. Hal ini akan berisiko memunculkan tanda-tanda penuaan seperti kerutan wajah dan garis-garis halus, termasuk di bagian wajah mata.

    Kerutan dan garis halus, termasuk yang muncul di bagian bawah mata, dapat terjadi karena berbagai faktor. Selain faktor usia, tanda-tanda tersebut juga dapat terjadi karena radiasi sinar matahari, merokok, dan pergerakan wajah yang berulang.

    Walau sebenarnya tak ada yang salah untuk membiarkan kerutan tersebut, ada beberapa cara menghilangkan kerutan di bawah mata yang membuat Anda panik. Setidaknya cara ini akan membantu menyamarkan garis-garis halus di bawah mata. Apa saja pilihan caranya?

    1. Mengatasi alergi pada mata terlebih dahulu

    Alergi dapat menjadi masalah pada mata, seperti menimbulkan peradangan dan mata yang berair. Apabila terkena alergi, Anda lebih berisiko untuk menggosok-gosoknya sehingga mata pun memerah dan membuat kulit di sekitarnya menjadi kering.

    Apabila Anda merasa memiliki alergi pada mata, atau memiliki riwayat alergi, prioritaskan untuk mengatasinya terlebih dahulu. Mengatasi alergi dapat membantu wajah terlihat lebih rileks. Selain itu, kulit di bawah wajah pun lebih terlindungi.

    2. Mengeksfoliasi kulit bagian bawah mata dengan lembut

    Untuk merangsang pertumbuhan sel kulit baru di bagian bawah mata, Anda bisa mengeksfoliasi sel kulit mati di area tersebut dengan lembut. Pastikan Anda hanya menggunakan produk yang dibuat khusus untuk area bagian bawah mata.

    Penting untuk diingat, lakukan eksfoliasi tersebut dengan lembut dan tidak mengenai mata. Sebab, mata amatlah sensitif terhadap zat-zat kimia.

    3. Melembapkan kulit bagian bawah mata dengan krim mata

    Kulit kurang lembap dapat meningkatkan penampakan garis-garis halus, termasuk di area sekitar mata. Anda bisa memilih krim mata yang dapat meningkatkan sirkulasi dan merangsang pertumbuhan sel-sel kulit baru. Beberapa bahan yang disarankan yaitu retinol (turunan vitamin A), peptida, dan asam hialuronat.

    4. Menggunakan tabir surya dan topi

    Tabir surya penting digunakan untuk menghindari paparan sinar matahari, baik saat Anda di luar maupun dalam ruangan. Melindungi kulit dari sengatan sinar matahari dapat mencegah munculnya garis-garis halus.

    Jika jadwal aktivitas Anda mengharuskan diri untuk berada di luar selama beberapa jam, mengenakan topi dan kacamata hitam juga sangat disarankan.

    Menggunakan topi juga dapat menghindarkan Anda dari gerakan menyipitkan mata saat terpapar Raja Siang. Sebab, terlalu sering menyipitkan mata dapat memicu timbulnya lebih banyak kerutan.

    5. Mengoleskan minyak zaitun

    Minyak zaitun telah terkenal manfaatnya untuk kesehatan dan kecantikan. Beberapa orang pun telah menggunakannya untuk melembapkan kulit. Hal tersebut disebabkan kandungan minyak zaitun yang baik untuk kulit, seperti vitamin E dan K.

    Walau belum ada riset medis yang membuktikan khasiat minyak zaitun untuk menghilangkan kerutan di bawah mata, mengoleskannya sedikit dapat membantu menjaga kelembapan kulit.

    6. Mengonsumsi makanan sehat

    Menjaga kesehatan kulit juga perlu dilakukan dari dalam, yaitu dengan konsumsi makanan sehat. Beberapa nutrisi dan zat gizi, seperti vitamin A, vitamin C, dan vitamin E dapat membantu kulit tetap terawat.

    Beberapa makanan yang bisa Anda konsumsi untuk menjaga kesehatan kulit, yaitu ikan, alpukat, sayur brokoli, tomat, cokelat hitam, dan tentunya banyak buah-buahan.

    Penting untuk diingat, menghilangkan kerutan sama sekali akan tetap sulit dilakukan. Selalu praktikkan gaya hidup sehat serta perhatikan cara merawat kulit Anda.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.