Ubah Nama Panggung, Ini Peruntungan Karier Agnez Mo Menurut Pakar

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Agnezmo mengubah gaya rambutnya. Instagram

    Agnezmo mengubah gaya rambutnya. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Sosok Agnez Mo tengah hangat diperbincangkan publik. Agnez disorot lantaran statement-nya yang dianggap kontroversial karena menyebut dirinya tidak berdarah Indonesia.

    Agnez Mo sebelumnya dikenal dengan nama Agnes Monica. Ia sedikit mengubah namanya begitu mulai merintis karier internasional. Menurut pakar restrukturisasi dan konsultan nama Ni Kadek Hellen Kristy Winatasari, nama mempunyai aktualisasi diri dalam skor tertinggi hingga 100 persen

    "Artinya memiliki kebutuhan dan kemampuan untuk pencapaian tertinggi apa pun yang diinginkan. Lebih tinggi dari nama sebelumnya Agnes Monica," ucap psikolog yang akrab disapa Heleni kepada Tempo.co, Rabu, 27 November 2019.

    Lebih detail Heleni mengatakan jika pelantun "Teruskanlah" ini memiliki kemampuan diri yang baik dalam mengeksekusi peluang besar. Nama Agnez juga memiliki daya imajinatif, kreatif, dan berbakat.

    "Sesuai dengan jalan karier, Agnez menyukai seni, musik dan keindahan. Mudah mencapai kesuksesan dan ketenaran di bidang yang berhubungan dengan seni," ucapnya.

    Kendati nama Agnez Mo sangat moncer juga terdapat kelemahan, antara lain cenderung gelisah, pemarah, dan suka berdebat. Tingkat stres juga mengiringinya, yang ditandai dengan dengan permasalahan, rintangan, kekacauan, kegelisahan, serta problem yang bisa mengakibatkan frustrasi. "Rentan dikhianati rekan ataupun orang terdekat dan percintaan yang tidak mulus," ujar dia.

    Nama Agnes Monica, yang sesuai akta lahir, tertarik pada segala hal yang membuat hidup menyenangkan. Dia suka petualangan dan percaya bahwa hidup dimaksudkan untuk kesenangan dan hiburan.

    "Nama Agnes juga memiliki tipe yang mencari kebebasan, suka bertualang, senang berada di mana saja, dan terus mencari perubahan dan variasi dalam hidup," ungkapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.