Para Perempuan Penerus Bisnis Ciputra

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ir Ciputra bersama putrinya, Rina Ciputra Sastrawinata, jelang pameran 100 Tahun Hendra Gunawan (1918-2018) bertajuk 'Prisoner of Hope' di Ciputra Artpreneur Museum, Jakarta, 30 Juli 2018. Jenazah sosok yang akrab disapa Pak Ci ini rencananya akan dibawa ke Jakarta, namun belum pasti kapan akan dikebumikan. TEMPO/Nurdiansah

    Ir Ciputra bersama putrinya, Rina Ciputra Sastrawinata, jelang pameran 100 Tahun Hendra Gunawan (1918-2018) bertajuk 'Prisoner of Hope' di Ciputra Artpreneur Museum, Jakarta, 30 Juli 2018. Jenazah sosok yang akrab disapa Pak Ci ini rencananya akan dibawa ke Jakarta, namun belum pasti kapan akan dikebumikan. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, JakartaCiputra merupakan salah satu nama besar di dunia bisnis properti Tanah Air. Pendiri Ciputra Group ini juga menularkan semangat entreprenership-nya ke keluarga, termasuk para perempuan di dalam hidupnya. 

    Menikah dengan Dian Sumeler, Ciputra dikaruniai empat anak. Dua di antaranya adalah perempuan, Rina Ciputra Sastrawinata dan Junita Ciputra. Bersama ibunya, dua anak perempuan Ciputra itu juga memegang peran kunci di beberapa perusahaan Ciputra Group.

    Dilansir dari situs resmi perusahaan, Dian Sumeler ditunjuk sebagai komisaris perusahaan sejak 1984. Ia juga menjabat sebagai komisaris di beberapa perusahaan di bawah Ciputra Group. Lulus dari Sekolah Farmasi Surabaya, seperti sang suami, ia juga seorang filantropi yang mendirikan Yayasan Pendidikan Ciputra dan Yayasan Citra Kasih.

    Rina Ciputra Sastrawinata, CEO Ciputra Group Property. Ia mengawali karier di bisnis property pada 1981 di PT Metropolitan Kencana. TEMPO/Frannoto

    Seperti sang ibu, Rina Ciputra Sastrawinata juga menjabat sebagai komisaris di PT Ciputra Development induk perusahaan, sejak 2016. Sebelumnya, putri pertama Ciputra ini adalah direktur perseroan. Bachelor of Commerce dari University of Auckland, New Zealand dan gelar MBA dari Claremont Graduate School, Los Angeles, Amerika Serikat ini juga pernah memegang jabatan sebagai Direktur Utama di Century 21 (broker real estat). Saat ini beliau juga menjabat sebagai Komisaris dan Direktur di beberapa perusahaan yang tergabung dalam Ciputra Group.

    Dalam sebuah wawancara dengan Majalah Tempo pada 2015, Rina mengatakan terjun ke bisnis properti tanpa paksaan sang ayah. “Property is given,” kata dia.

    Rina mengatakan sang ayah tak pernah meluangkan waktu khusus untuk berbicara dengan anak-anaknya mengenai bisnis properti. Tapi, setiap kali ada kesempatan, Ciputra selalu bercerita memngenai perkembangan dunia property. Itulah yang membuat Rina dan adik-adiknya bertekad mempertahankan bisnis Ciputra Group.

    Rina punya banyak peran dalam perusahaan. Pada 2014, dia membuka Ciputra Artpreneur sebagai wadah para seniman lokal untuk berkarya. Dalam beberapa tahun, dia sukses meyakinkan Broadway Entertainment Group untuk mengadakan pertunjukan di sana, salah satunya drama musical Beauty and The Beast pada 2015.

    Adik Rina, Junita, pun mengikuti jejeak sang ayah dan kakaknya. Perempuan yang medapat gelar sarjana di bidang keuangan dari Universitas San Francisco dan dan gelar MBA dari Universitas Southern California, Los Angeles, itu memulai karir di Ciputra Group sebagai marketing manager pada 1984. Ia lalu diangkat menjadi Direktur sejak 2001.

    Saat ini, Junita menjabat sebagai komisaris dan direktur di beberapa perusahaan dalam Ciputra Group. Junita juga menjabat sebagai Komisaris Utama Ciputra Life sejak 2016 sampai dengan saat ini.

    Para perempuan ini akan meneruskan kerajaan bisnis properti Ciputra. Ciputra meninggal dunia di usia 88 tahun pada Rabu, 27 November 2019, di Singapura.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.