Cara Menghilangkan Keloid Pakai Bawang Putih dan 2 Bahan Alami

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Keloid (Sehatq)

    Ilustrasi Keloid (Sehatq)

    TEMPO.CO, Jakarta - Keloid atau bekas luka yang terangkat dapat menurunkan rasa percaya diri. Bahkan, ukuran keloid bisa lebih besar, dibandingkan dengan bekas luka yang sudah sembuh itu. Selain bekas luka, keloid juga bisa muncul setelah Anda ditindik atau ditato.

    Untungnya kini ada cara menghilangkan keloid dengan bahan alami seperti bawang putih. Cara ini sudah dibuktikan lewat penelitian. 

    Caranya, ambil dua atau tiga bawang putih segar, dan haluskan. Lalu, oleskan remahan bawang putih di bagian keloid, dan biarkan selama 15 menit. Bersihkan keloid dari bawang putih, kemudian basuhlah dengan air serta oleskan pelembap. 

    Jika ada rasa perih yang dirasakan pada kulit, setelah mengoleskan bawang putih, segera hentikan metode ini, dan konsultasikan dengan dokter.

    Dalam sebuah laporan dermatologis pada 2011, bawang putih disebut dapat bekerja layaknya aspirin. Bumbu penyedap makanan ini mampu memblokir beberapa enzim, untuk masuk ke dalam area yang berkontribusi terhadap penumpukan jaringan serta pigmen.

     

    Selain bawang putih, penelitian menunjukkan, ada beragam cara alami untuk menghilangkan keloid, yang bisa dilakukan di rumah saat sedang santai.

    1. Madu

    Madu juga mampu mempercepat proses penyembuhan luka. Jika digunakan secara rutin, madu bahkan bisa melembapkan kulit dan memperbaiki kerusakan jaringan.

    Madu dapat bertindak sebagai pelembap alami untuk meredakan iritasi kulit, yang berkaitan dengan keloid. Bahkan, madu dipercaya bisa mengurangi dan “memperbaiki” bentuk keloid, walau hanya sedikit.

    Sebuah penelitian menunjukkan, madu dapat memberikan efek antiproliferatif positif, yang menghambat pertumbuhan serat keloid. Terutama madu tualang, yang ternyata sangat efektif untuk mengurangi gejala keloid, dan menghilangkannya sedikit demi sedikit.

    Madu tualang memiliki berbagai senyawa yang mudah menguap dan dapat menghambat proliferasi sel kulit di jaringan parut. Proliferasi merupakan proses perkembangbiakan sel.

    Walau begitu, jangan terlalu bergantung pada madu. Sebab, tidak ada jaminan bahwa keloid bisa hilang selamanya dari kulit, setelah diobati dengan madu.

    Bagi Anda yang ingin mencobanya, oleskan saja madu tualang ke bagian kulit yang mengalami keloid.

    2. Bawang merah

    Kalau tadi ada si bawang putih, kini ada bawang merah. Ada beberapa studi yang menunjukkan bahwa ekstrak bawang merah, bisa menghentikan fibroblast (sel yang menghasilkan jaringan parut), agar tidak masuk ke dalam kulit.

    Untuk mencoba khasiatnya, potong bawang merah kecil-kecil, peras air bawang merah dengan kain bersih, kemudian oleskan cairan itu ke area keloid. Setelah itu, bilas dan ulangi proses ini sebanyak 3-4 kali dalam sehari, sampai mendapatkan hasil yang diinginkan.

    Namun, sebelum melakukan beberapa cara alami di atas, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kulit, untuk mengetahui kemungkinan alergi pada kulit.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.