Cerita Putri Tanjung Memulai Bisnis Event, Awalnya Kecemplung

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putri Tanjung merupakan salah satu dari tujuh milenial yang ditunjuk Presiden Jokowi sebagai staf khususnya. Putri yang masih berusia 23 tahun, menjadi yang termuda di antara mereka. Instagram/@putri_tanjung

    Putri Tanjung merupakan salah satu dari tujuh milenial yang ditunjuk Presiden Jokowi sebagai staf khususnya. Putri yang masih berusia 23 tahun, menjadi yang termuda di antara mereka. Instagram/@putri_tanjung

    TEMPO.CO, Jakarta - Putri Indahsari Tanjung atau Putri Tanjung dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses dengan bisnis event organizer Creativepreneur Event Creator. Bisnis ini bukan hanya menghasilkan uang, tapi juga menyalurkan inspirasi wirausaha bagi generasi muda. Siapa sangka, Putri awalnya kecemplung di bisnis ini.

    Hal itu dia ungkapkan ketika menjadi bintang tamu di acara Hitam PUtih yang dipandu Deddy Corbuzier pada 7 Januari 2019 lalu.

    “Waktu umur 15 tahun gue kecemplung di event dan menjalankan event, gue melihat ada opportunity,” kata dia.

    Awalnya, Putri berbisnis event kecil-kecilan seperti pesta ulang tahun dengan usahanya yang ia namai El Paradiso. Lama kelamaan bisnis itu membesar, ia pun mengubah namaya jadi Creativepreneur. Event perdananya adalah  “Mandiri Creativepreneur Corner 2014″ hasil kolaborasi dengan Transevent dan Bank Mandiri.

    Meski bisnis itu kini membesar, ia juga begitu mencintainya, event bukanlah bisnis impian dia pada awalnya. Takmuluk-muluk, awalnya dia hanya ingin membuktikan ke diri sendiri, juga ke orang-orang, bahwa dia bisa membuat karya sendiri. Maklum saja, sebagai anak seorang pengusaha besar, namanya selalu dikaitkan dengan sang ayah, Chairul Tanjung. Tak sedikit orang yang mengira bahwa bisnisnya ini jadi besar karena bantuan ayahnya.

    Padahal, menurut Putri, awal mula ia berbisnis sama sekali tidak dibantu orang tua. Bahkan modal pun tidak diberi. “Jadi gue sangat tidak percaya diri, dan gue nggak tau bisa apa, sukanya apa. Akhirnya gue kecemplung untuk bikin event dan segala macam, akhirnya gue menemukan cinta gue di industri kreatif dan perusahaan gue ini,” ujar dia.

    Berbisnis di bawah baying-bayang nama besar sang ayah tak seenak yang dipikirkan orang. Menurut Putri tekanannya jadi lebih besar. Dia tak ingin mengecewakan ayahnya. Tapi dia tidak menampik, punya ayah pebisnis membuat ia punya mentor yang luar biasa, baik ayahnya sendiri maupun teman-teman ayahnya.

    Tapi, apa yang dialami pengusaha lain juga dialami Putri. Ia juga mengalami jatuh bangun, ditolak sponsor, rugi, hingga diremehkan.

    “Tapi gue bersyukur mengalami itu semua dan gue tau prosesnnya, jatuh bangunya penolakannya. Kalo gak ada proses itu gue nggak di sini duduk sama lo,” kata dia kepada Deddy.

    Alasan itu yang membuat Presiden Joko Widodo atau Jokowi memilih Putri Tanjung sebagai salah satu staf khusus presiden dari kalangan milenial, bersama enam orang lainnya, yang dilantik pada Kamis, 21 November 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.