Penampilan Puan Maharani Cantik Berhijab di Tanah Suci

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puan Maharani. Instagram

    Puan Maharani. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR, Puan Maharani sedang melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci. Melalui akun Instagram, putri dari Ketua PDI Perjuangan itu menunjukkan sedang berada di Masjidil Haram, Mekah.

    "Alhamdulilah sudah menyelesaikan ibadah umrah," tulis Puan Maharani pada Minggu, 17 November 2019. Puan Maharani mengenakan busana muslim yang simpel dan berwarna kalem. Pada umrah kali ini, dia berfoto dengan mengenakan jilbab hitam berenda putih, jilbab hitam polos, dan mukena putih.

    Puan Maharani dengan latar belakang Kakbah. Instagram

    Perempuan 46 tahun itu juga beberapa kali mengunggah foto saat dia berada di Masjid Nabawi Madinah, bertemu dengan Raja Salman, dan datang ke tempat pembuatan kiswah atau kain penutup Ka'bah di Arab Saudi.

    Puan Maharani saat berkunjung ke Museum Ka'bah dan melihat proses pembuatan kiswah atau kain penutup Ka'bah. Instagram

    Ketika datang ke Raudhoh atau makam Nabi Muhammad SAW, Puan Maharani mengenakan gamis berwarna gelap bermotif garis-garis dipadukan dengan jilbab abu-abu. Berbeda ketika berkunjung ke Museum Ka’bah, Puan mengenakan gamis berwarna coklat muda dengan bordir hitam. Hijab yang dikenakannya senada dengan kelir gamis.

    Puan Maharani. Instagram

    Pada kesempatan berbeda, Puan Maharani mengenakan gamis dan kerudung biru muda berfoto di depan Ka'bah. Pada unggahannya di Tanah Suci, Puan menyematkan doa untuk keamanan, kedamaian, dan kesejahteraan Indonesia.

    Puan Maharani. Instagram

    Selain saat berada di Tanah Suci, Puan Maharani juga mengenakan busana muslimah dan kerudung saat acara peringatan agama Islam di Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.