Mau Coba Diet Karbo? Ini Makanan dan Jumlah Karbohidrat yang Pas

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi diet. shutterstock.com

    Ilustrasi diet. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada banyak cara menurunkan berat badan. Salah satunya dengan diet karbo, yaitu membatasi asupan karbohidrat, dan menggantinya dengan makanan tinggi protein atau lemak sehat. Jenis karbo juga sangat beragam, seperti diet Atkins dan diet keto. Namun pada dasarnya, semua metode tersebut sama-sama menganjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman rendah karbohidrat.

    Karbohidrat sebenarnya penting untuk tubuh kita. Tapi bagi masyarakat Indonesia, konsumsi karbohidrat terkadang jauh lebih banyak dari yang seharusnya. Kebiasaan makan nasi menggunakan lauk yang juga karbohidrat seperti kentang dan mie, misalnya, jadi penyebabnya.

    Karbohidrat, dalam jumlah tertentu, dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi. Saat kita terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat, tubuh akan menyimpannya di otot dan hati untuk digunakan sebagai cadangan energi. Jika cadangan tersebut tak juga digunakan, tubuh akan mengubahnya menjadi lemak, sehingga kita menjadi lebih gemuk dan berat badan akan bertambah.

    Saat melakukan diet karbo, bukan berarti Anda sama sekali tidak makan karbohidrat. Hanya saja, Anda perlu mengurangi jumlahnya. Lagipula, karbohidrat tidak bisa benar-benar dihindari, karena komponen ini terdapat di banyak makanan, termasuk buah.

    Jenis makanan yang boleh dikonsumsi saat diet karbo, akan tergantung dari kondisi tubuh Anda sekarang, seperti berat badan, kebiasaan berolahraga, dan bobot yang ingin diturunkan. Secara umum, berikut ini panduan untuk makanan yang sebaiknya dikonsumsi serta dihindari dalam diet karbo.

    1. Makanan yang baik dikonsumsi saat diet karbo
    Saat melakukan diet karbo, konsumsilah makanan yang diolah secara segar, bukan makanan beku atau makanan kemasan. Berikut ini contoh makanan yang rendah kandungan karbohidratnya.

    - Daging: daging sapi, ayam, domba, dan lainnya

    - Ikan: salmon dan ikan yang ditangkap dari alam liar, bukan hasil budidaya

    - Telur: telur yang diperkaya omega 3 akan lebih baik

    - Sayuran: seperti bayam, brokoli, kembang kol, dan wortel

    - Buah: apel, jeruk, pir, stroberi

    - Kacang-kacangan: almond dan biji bunga matahari

    - Produk olahan susu: keju, yogurt, mentega

    - Lemak sehat: minyak kelapa, minyak zaitun, minyak ikan

    Saat menjalani diet karbo, tetap batasi konsumsi keju dan kacang-kacangan.

    2. Makanan yang tidak disarankan dalam diet karbo
    Berikut ini daftar makanan yang sebaiknya Anda hindari saat menjalani diet karbo:

    - Gula: soda, jus buah, permen, es krim, dan asupan lain dengan banyak gula tambahan

    - Gandum olahan: nasi, roti, sereal, dan pasta

    - Lemak trans: minyak goreng

    - Produk makanan kemasan yang berlabel rendah lemak: banyak produk yang rendah lemak, tapi tinggi gula

    - Makanan kemasan: makanan olahan seperti sosis, bakso, atau apapun yang dibuat di pabrik

    - Sayuran yang mengandung pati: kacang merah, jagung, dan kentang

    Selanjutnya, jumlah karbohidrat yang perlu dikonsumsi agar berat badan turun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.