Belajar Makeup sejak SMA, Prilly Latuconsina Suka Dandan Sendiri

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prilly Latuconsina di acara Y.O.U 1st Anniversary di Jakarta, Kamis, 14 November 2019. TEMPO/Eka Wahyu Pramita

    Prilly Latuconsina di acara Y.O.U 1st Anniversary di Jakarta, Kamis, 14 November 2019. TEMPO/Eka Wahyu Pramita

    TEMPO.CO, Jakarta - Perempuan dan makeup seringkali menjadi dua hal yang tak terpisah, terlebih sejak tren era makeup natural atau no makeup look semakin banyak yang mengikuti. Hal itu juga dirasakan aktris Prilly Latuconsina yang mengatakan jika makeup sudah menjadi bagian dari aktivitas yang tak bisa dilepaskan.

    Bagi Prilly makeup akan bikin penampilannya makin sempurna. Menurut dia, pipi dan rahangnya yang lebar bisa terlihat lebih tirus dengan shading.

    "Fungsi makeup juga bisa nutupin kantung mata, sempurnakan alis, bikin mata makin oke kalau pakai maskara," ucap Prilly usai ditemui di acara Y.O.U 1st Anniversary "Stepping Up The Beauty" di Jakarta, Kamis, 14 November 2019.

    Tak sia-sia, perempuan kelahiran 15 Oktober 1996 ini belajar makeup sedari bangku sekolah putih abu-abu. Kini Prilly terbiasa makeup sendiri untuk beberapa acara, termasuk saat premiere film yang dibintangi atau perayaan Diwali.

    "Aku tuh suka makeup sendiri, rasanya menyenangkan aku suka kasih tahu ke orang suka coba-coba, termasuk premiere film-film aku juga makeup sendiri," ucap pemeran film Danur ini.

    Lantaran sering makeup sendiri, Prilly mengaku jarang menggunakan makeup artist (MUA), alasannya lebih simpel dan menghemat waktu. Apalagi, ia memiliki jadwal padat sementara MUA harus buat janji lebih dulu.

    "Aku jarang pakai MUA, alasan lebih ke waktu saja. Kan agak sulit ya nge-log janji padahal acara aku suka dadakan. Kalau cuma makeup simpel ya aku ga masalah," imbuhnya.

    Sering makeup sendiri membuat dirinya cukup piawai mengenali produk kosmetik hingga hampir dikatakan jarang pilih produk. Terlebih ia mengaku kulitnya termasuk jenis yang kulit badak alias tidak sensitif.

    "Nah kalau aku termasuk kulit badak, jadi tidak ada masalah ke kulit dan aku rajin habis pakai makeup terus tidur sudah dalam keadaan bersih. Jadi lama-lama kebiasaan dan kulit juga menyesuaikan," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.