Calon Pengantin, Ini 4 Kesalahan Menata Rambut di Hari Pernikahan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pengantin. shutterstock.com

    Ilustrasi pengantin. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang calon pengantin akan berdandan habis-habisan agar tampil memukau di hari pernikahannya. Bukan hanya wajah, rambut pun menjadi perhatian serius. Seperti memilih gaya makeup, tata rambut juga sering kali membuat calon pengantin kebingungan. 

    Sayangnya, ketika tiba hari H, ada sejumlah kesalahan yang sering dilakukan pengantin wanita pada rambut mereka, termasuk keramas. Apa sebabnya? Berikut penjelasannya, seperti dilansir Times of India, Rabu, 13 November 2019.

    1. Mencuci rambut di hari pernikahan

    Banyak orang mencuci rambut di hari pernikahan agar terlihat indah. Tapi, jika Anda ingin menata rambut dengan gaya yang agak rumit, seperti sanggul, rambut yang kotor akan sangat memudahkan penataan dibandingkan dengan yang baru dikeramas. Jadi, sebaiknya keramas dua hari sebelum hari H. Tapi jika Anda tipe orang yang harus keramas setiap hari, pilihlah sampo kering.  

    2. Melewatkan percobaan

    Idealnya calon pengantin melakukan percobaan menata rambut seminggu sebelum hari H. Jadi, jika perlu ada hal yang diubah, bisa dilakukan segera. Tunjukkan gaun pengantin yang akan Anda kenakan agar penata rambut bisa memilih gaya yang sesuai, termasuk warna rambut.

    3. Terlalu banyak layer

    Penata rambut para selebriti Bollywood, Savio John Pareira, menyarankan agar Anda menghindari potongan rambut yang terlalu banyak layer. “Hindari pon, baik pendek maupun panjang, agar tangan Anda tidak sibuk dengannya ketika hari H,” kata dia.

    4. Mewarnai rambut jelang hari H

    Anda mungkin tergoda untuk tampil beda dengan warna rambut baru. Itu bolah saja dilakukan, tapi jangan menjelang hari H. "Dianjurkan mewarnai rambut setidaknya 15 hari hingga sebulan sebelumnya karena membutuhkan butuh waktu untuk mendapatkan warna terbaik," kata Zaara Kazi, direktur di sebuah salon dan spa di India.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.