8 Tanda Pasangan Terlalu Posesif, Awas Merugikan Anda

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan berpelukan. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan berpelukan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernah merasa pacar terlalu dikendalikan oleh pasangan? Entah dari cara berpakaian, bergaul, atau bekerja. Kadang-kadang kontrol dari pasangan terasa terlalu berlebihan, bahkan terkesan posesif. Misalnya, Anda wajib melapor atau mengirim foto beberapa jam sekali. 

    Agar hal itu tidak terjadi pada Anda, kenali ciri-ciri pasangan yang terlalu mengontrol dan posesif di bawah ini. Bila ada ciri-ciri tersebut, diskusikan langsung dengan pasangan agar memberi ruang kepercayaan. Jangan mengumbar kebiasaan buruk pasangan kepada teman atau kolega di kantor.

    Berikut delapan ciri pasangan terlalu mengontrol Anda seperti dikutip dari laman Pink Villa.

    1. Terlau sering mengkritik

    Bukan hal yang aneh jika pasangan mengkritik Anda, bisa jadi itu salah satu cara membuat Anda lebih baik. Tetapi tidak wajar apabila pasangan mengkritik setiap hal kecil yang Anda lakukan dan mengikis rasa percaya diri Anda.

    2. Selalu membuat Anda merasa bersalah

    Rasa bersalah adalah hal yang normal ketika Anda melakukan sesuatu yang tidak benar. Namun bila pasangan selalu membuat Anda merasa bersalah dan memanfaatkan rasa itu, berarti ia sedang mengontrol Anda di dalam genggamannya.

    3. Mengontrol teman-teman Anda

    Jika pasangan terus-menerus mempertanyakan semua orang yang bergaul dengan Anda, itu bukan pertanda baik. Saat pasangan Anda selalu cemburu pada teman-teman Anda atau siapa pun yang Anda ajak bicara dan hubungi, itu pertanda mengendalikan Anda

    4. Memeriksa ponsel

    Pasangan selalu mengawasi ponsel Anda dan memeriksa serta memata-matai akun media sosial Anda secara teratur.

    5. Sering meremehkan 

    Pasangan selalu meremehkan Anda. Membuat Anda merasa buruk dengan apapun yang dilakukan dan dikatakan. Pasangan membuat Anda tidak percaya diri sehingga bergantung padanya.

    6. Sering mengancam

    Sering mengancam Anda dengan ultimatum melukai diri sendiri atau bunuh diri, bila tidak menuruti keinginannya. Hal itu adalah bentuk manipulasi emosional.

    7. Merasa tidak nyaman setelah bercinta

    Jika Anda merasa buruk, bersalah atau tidak nyaman setelah bercinta, hal itu termasuk perilaku pasangan mengendalikan Anda di urusan ranjang.

    8. Menjauhkan dari orang-orang terdekat

    Pasangan menanamkan benih keraguan terhadap orang-orang terdekat Anda. Salah satu wujudnya mengisolasi Anda dari orang-orang yang tersayang, seperti orang tua dan sahabat. Tujuannya agar bisa mengendalikan Anda lebih kuat.

    SILVY RIANA PUTRI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.