Perhatikan Keselamatan, Simak Tips Membeli Mainan untuk Anak

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak di toko mainan. walesonline.co.uk

    Ilustrasi anak di toko mainan. walesonline.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Mainan menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak. Selain menyenangkan, mainan juga memicu anak berpikir kreatif. Namun, jangan sembarangan membeli mainan anak. Anda juga perlu memerhatikan keselamatan karena banyak anak yang terluka oleh mainannya sendiri.

    Sebagian besar cedera akibat mainan merupakan goresan, luka ringan, dan memar. Namun, mainan yang berbahaya atau digunakan dengan cara yang salah dapat menyebabkan cedera serius, atau bahkan kematian. 

    Berikut tips aman membeli mainan untuk anak-anak.

    1. Baca label mainan

    Label dalam mainan dapat memberi Anda informasi mengenai cara penggunaan dan batasan umur yang aman menggunakan mainan tersebut. Pastikan pula untuk menunjukkan pada anak cara menggunakan mainan tersebut dengan benar.

    2. Membeli mainan berukuran cukup besar

    Sebaiknya belilah mainan yang berukuran lebih besar dari mulut anak. Hal ini dilakukan untuk mencegah risiko tersedak pada anak.

    3. Hindari mainan yang berpotensi bahaya

    Pistol-pistolan atau panah-panahan yang dapat ditembakkan ke udara dapat menyebabkan cedera mata yang serius jika terkena orang lain. Oleh sebab itu, sebaiknya hindarilah membeli mainan ini.

    4. Hindari mainan yang menimbulkan suara keras

    Mainan yang mengeluarkan suara terlalu keras dapat merusak pendengaran anak. Akan lebih baik jika Anda tidak membeli mainan seperti ini.

    5. Memilih boneka yang diproduksi dengan baik

    Pastikan semua bagian boneka terpasang dengan benar dengan jahitan rapi dan kencang. Jika pada bonek terdapat pita atau tali, sebaiknya lepaskan untuk menghindari risiko anak tercekik. Selain itu, ketika sudah dibeli jangan lupa pula untuk mencucinya agar selalu bersih.

    6. Pilih mainan plastik yang kokoh

    Mainan yang terbuat dari plastik tipis mudah patah sehingga akan membuat Anda berulang kali membelinya sehingga sebaiknya belilah mainan plastik yang kokoh dan kuat.

    7. Pastikan ada label tidak beracun

    Periksa mainan dan lihat apakah ada label tidak beracun atau tidak. Mainan tertentu dapat mengandung bahan beracun yang bisa menyebabkan anak keracunan.

    8. Memberi mainan yang edukatif

    Menyusun blok, membuat bangunan, kendaraan dapat menjadi pilihan mainan anak untuk melatih daya berfikir anak.

    Membelikan anak mainan, tentu membuatnya bahagia. Namun, selalu pikirkan keselamatan anak dengan mengikuti tips membeli mainan secara aman tersebut ya!

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.