5 Tips Mendesain Kamar Bermain Anak Agar Betah dan Nyaman

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Desain kamar bermain anak di Inset House oleh DELUTION (Sumber: arsitag.com)

    Desain kamar bermain anak di Inset House oleh DELUTION (Sumber: arsitag.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Bermain adalah langkah anak untuk tumbuh dan berkembang. Ya, ada banyak manfaat membiarkan anak untuk bermain. Guna membantu perkembangannya, orang tua tentu sebaiknya memberikan fasilitas yang mumpuni.  Misalnya dengan menyediakan kamar bermain anak yang ideal.

    Namun, untuk merancang desain bermain anak butuh banyak pertimbangan. Para orang tua harus cermat ketika mendesain ruang bermain anak agar dapat menjadi zona yang menyenangkan sekaligus nyaman bagi buah hati. Tak perlu khawatir, Anda dapat mengikuti beberapa tips mendesain desain kamar bermain anak yang seru dan optimal berikut ini. 

    1. Konsep Kamar Bermain AnakKamar bermain anak harus didukung ruang yang memadai, proyek Playfield Kids Academy oleh Studio Denny Setiawan (Sumber: arsitag.com)

    Tahap mendesain jadi bagian penting dalam merancang kamar bermain anak. Ajak buah hati Anda untuk mendiskusikan konsep atau tema apa yang diinginkannya. Tentukan apakah akan bertema luar angkasa, binatang, hutan, atau  petualangan. Selain tema, Anda juga bisa meminta si kecil menentukan warna cat yang ingin diaplikasikan.

    Dengan membuat desain kamar bermain anak yang sesuai keinginannya, anak akan memiliki ikatan pada ruangan tersebut sehingga terasa lebih nyaman. Namun, pastikan Anda memiliki ruang yang cukup memadai untuk mengakomodasi ruang gerak anak-anak yang sangat lincah.

    2. Gunakan Furnitur yang AmanGunakan furnitur yang aman dan hemat ruangan untuk kamar bermain anak (Sumber: idolza.com)

    Kamar bermain anak harus dilengkapi dengan furnitur yang aman dan berkualitas dari material yang baik, seperti kayu atau polypropylene plastic. Pastikan furnitur yang Anda pilih tidak mengandung bahan kimia berbahaya, serta memiliki desain yang ergonomis untuk anak.

    Selain aman, jenis material tersebut juga harus mudah dibersihkan. Untuk perabotannya, pilih ukuran yang sesuai dengan tubuh anak agar mudah dijangkau. Anda bisa menggunakan perabotan multifungsi sebagai alternatif untuk menghemat ruangan di kamar bermain anak

    3. Jangan Lupa Sediakan StorageStorage untuk tempat penyimpanan mainan si kecil (Sumber: dekoruma.com) 

    Namanya anak pasti membutuhkan banyak mainan dengan berbagai jenis dan ukuran. Supaya mainan-mainan tersebut tidak terlihat berantakan, sediakan storage atau tempat penyimpanan. Anda bisa mengajarkan anak untuk menyimpan dan menyusun mainan tersebut di dalam rak sesuai dengan jenis dan warnanya.

    Selain terlihat rapi, kamar bermain juga tampak seperti perpustakaan mainan anak. Storage juga bisa dibuat custom dengan bermacam model agar mendukung daya imajinasi anak, seperti berbentuk pohon atau rumah. Tempat penyimpanan model campuran open dan closed bisa Anda pilih untuk alternatif dekoratif yang menarik.

    4. Hindari Alat ElektronikKamar bermain anak minim elektronik (Sumber: hunker.com)

    Maksudnya di sini adalah menghindari barang-barang elektronik seperti televisi, laptop, ataupun konsol game playstation. Langkah untuk menghindari anak malah fokus menonton TV atau bermain playstation, ketimbang mainan yang melatih motoriknya.

    Ruang bermain harus menjadi sarana belajar bagi anak. Untuk itu, pilihlah mainan yang lebih edukatif. Misalnya papan tulis, satu set meja dan kursi makan, serta boneka. Anda juga bisa menempatkan tenda di kamar bermain anak yang bisa dimanfaatkan si kecil untuk bersantai sambil membaca buku. Selain itu, anak Anda akan bermain imajinasi berpura-pura seperti sedang camping

    5. Lengkapi dengan Karpet Agar Lebih NyamanKarpet membuat kamar bermain anak jadi lebih nyaman (Sumber: lifeforia.com)

    Sebenarnya, tidak diharuskan untuk menggunakan karpet. Namun, apabila Anda memutuskan memakai karpet, sebaiknya pilih yang gampang dibersihkan dari noda. Karpet untuk anak juga harus berbahan lembut, tidak mudah terbakar, dan bebas bahan kimia, sehingga anak akan lebih nyaman saat bermain dengan teman-temannya.

    ARSITAG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.