7 Faktor Pemicu Payudara Gatal dari Hal Ringan sampai Parah

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi memeriksa payudara. Shutterstock.com

    Ilustrasi memeriksa payudara. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa wanita tentu pernah mengalami rasa gatal pada payudara. Kondisi ini memang bisa disebabkan oleh berbagai hal sederhana, seperti bahan pakaian yang kasar, kulit kering atau karena gigitan serangga. Namun gatal pada payudara juga bisa terjadi karena kondisi lain yang lebih serius, seperti gejala kanker payudara. 

    Hanya dokter yang dapat memastikan penyebab gatal pada payudara. Meski begitu, Anda juga perlu mengetahui beberapa kondisi yang bisa mengakibatkan, sebagai antisipasi dan langkah awal perawatan. Ada berbagai kondisi yang bisa menyebabkan payudara gatal, mulai dari yang ringan hingga yang parah.

    Berikut ini penyebab payudara gatal 

    1. Kulit kering
    Penyebab payudara gatal yang satu ini adalah salah satu yang paling sering terjadi. Kulit yang kering, juga akan menyebabkan iritasi pada payudara serta membuat kulit menjadi terlihat sedikit mengelupas. Beberapa orang memang memiliki kulit kering. Beberapa pemicu seperti produk perawatan yang berbahan keras, paparan sinar matahari, dan keringat berlebih juga bisa menyebabkan kulit payudara menjadi lebih kering. Untuk mengatasinya, Anda dapat menggunakan pelembap dan tabir surya. Simpan pelembap Anda di kulkas, sehingga saat waktunya dioleskan, kulit akan terasa dingin dan rasa gatal akan berkurang.

    2. Cuaca yang terlalu panas
    Cuaca panas bisa memicu biang keringat, dan biang keringat, juga bisa muncul di payudara dan area sekitarnya. Jika mengalami biang keringat, rasa gatal pada payudara juga akan disertai dengan timbulnya benjolan-benjolan kecil di kulit.

    3. Alergi
    Alergi juga bisa menjadi penyebab payudara gatal. Saat kulit payudara mengalami alergi, rasa gatal yang timbul juga akan disertai dengan perubahan warna kulit menjadi kemerahan. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh penggunaan produk-produk tertentu yang mengandung bahan pemicu alergi, seperti sabun, detergen, produk kosmetik, dan parfum.

    4. Mastitis
    Mastitis merupakan infeksi pada payudara, dan umumnya dialami oleh ibu yang sedang menyusui. Meski begitu, wanita yang tidak sedang menyusui juga dapat mengalaminya. Mastitis akan menyebabkan penderitanya merasa demam, payudara terasa gatal, nyeri, bengkak, dan panas. Warna payudara pun biasanya berubah menjadi kemerahan.

    Kondisi ini dapat disembuhkan dengan antibiotik dan obat pereda nyeri. Namun, jika gejala-gejala di atas tidak kunjung reda setelah satu minggu, maka dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk melihat kondisi lain yang mungkin menyebabkannya. 

    5. Infeksi jamur
    Area di bawah atau di samping payudara adalah area yang lembap dan cocok sebagai tempat berkembangnya jamur. Payudara yang gatal akibat kondisi ini, dapat diobati menggunakan salep antijamur yang bisa Anda beli dengan bebas di apotek. Dokter juga dapat meresepkan obat antijamur yang dosisnya lebih kuat.

    Untuk mencegah pertumbuhan jamur di sekitar payudara, gunakanlah bra yang terbuat dari bahan yang ringan seperti katun. Setelah mandi, pastikan Anda telah mengeringkan bagian bawah payudara sebelum menggunakan bra.

    6. Payudara membesar
    Saat bmembesar, kulit di sekitarnya akan ikut meregang dan dapat menimbulkan rasa gatal dan tidak nyaman. Payudara tidak hanya tumbuh saat masa pubertas saja. Kondisi seperti kehamilan, kenaikan berat badan, perubahan hormon saat menstruasi misalnya juga bisa menyebabkan payudara menjadi membesar.

    7. Kanker payudara
    Selain benjolan pada payudara, rasa gatal juga bisa menjadi salah satu gejala yang perlu Anda waspadai. Kanker payudara yang menyebabkan rasa gatal di antaranya jenis kanker payudara terinflamasi dan penyakit Paget.

    Kanker payudara terinflamasi seringkali baru disadari saat sudah parah. Sementara itu, penyakit Paget cukup sering disalahartikan sebagai eksim dan iritasi kulit. Apabila rasa gatal pada payudara tidak juga sembuh dalam waktu beberapa minggu dan disertai dengan gejala kanker payudara yang lain seperti perubahan tekstur kulit dan rasa nyeri, periksakan kondisi Anda ke dokter.

    Apabila gatal payudara tidak juga reda setelah beberapa hari, atau bahkan bertambah parah, Anda disarankan untuk segera konsultasi dengan dokter. Pemeriksaan juga perlu dilakukan apabila payudara gatal, juga disertai dengan kondisi-kondisi ini seperti muncul darah atau cairan dari payudara yang berwarna kuning atau cokelat, puting payudara terlihat masuk ke dalam, payudara terasa nyeri, ada perubahan tekstur kulit payudara menjadi serupa kulit jeruk, dan jaringan payudara menjadi menebal. Jika  ibu menyusui dan merasa payudara terasa sangat nyeri atau muncul gejala mastitis lainnya, segera hubungi dokter.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.